Story cover for jayandaru by idiyaq
jayandaru
  • WpView
    LECTURAS 10
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 2
  • WpView
    LECTURAS 10
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 2
Continúa, Has publicado sep 30, 2022
-' malam temaram pada hangatnya pusat Jayandaru, aku menemukanmu, sebagai titik poros buana milikku, kala itu.
kisah perihal langkahku, langkahmu jua Jayandaru yang jadi saksi bisu disaat masing-masing kita yang sibuk menahan afeksi canggung yang menderu, hingga terjun dalam asmaraloka yang kian bersemu saban waktu.
kisah nona bratawati yang kehilangan candranya, dalam manis pahitnya skenario semesta yang bekerja. '-

"Kamu yang menyadarkanku akan sebenar-benarnya keindahan langit yang ada. Namun, kamu pula yang membuatku berakhir luluh lantah, berdebam pada kenyataan pahit, pada luka yang tak berangsur sembuh. Kini, langit juga yang membawamu pergi dari dekapku" nona Bratawati.

"Manusia itu datang dan pergi, Ra. Tidak ada manusia yang tetap menetap dalam satu rangkaian kisah seseorang. Pada masanya ia akan pergi. Entah atas kemauan sendiri, atau masa hidup yang rupanya berakhir. Sampai saat itu, sambut dan perlakukan dia dengan baik" tuan Candra.



-- Menggunakan Bahasa Jawa Surabayaan, akan terdengar sedikit kasar.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir jayandaru a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#9602line
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Yogyakarta Mendarah de locematcha
22 partes Continúa
❝Shakuntala, di penghujung harimu yang melelahkan, aku harap tanganku, bahuku, dan pelukanku akan menjadi tempat ternyamanmu untuk pulang. Tapi maaf jika di penghujung harimu yang lain, aku tak lagi bersamamu di sini. Kamu tahu, manusia itu datang dan pergi, kamu tidak bisa menahan mereka selamanya di bumi. Maaf, maaf karena pada akhirnya aku pamit undur diri dan perpisahan itu tidak dapat kita hindari lagi. Sampai jumpa di lain hari yang lebih indah, dengan senyum yang merekah lebih dari bahagia, Shakuntala.❞一 Maheesa Djayarinka Laskara Sastra. ❝Maheesa, setelah kamu pergi, Jogja dan semua tentangnya tak sama lagi. Tak ada pelukan hangat darimu lagi, tak ada genggaman erat tanganmu lagi, tak ada bahu bersandar untukku lagi, dan tak ada rumah paling nyaman untukku pulang lagi. Hingga di penghujung hariku tanpa kamu, ketika kisah kita tak lagi sehangat rengkuh, aku pernah berkata padamu, kita adalah satu. Maka padamu, pulangku menuju.❞一Shakuntala Dimitri Mandalingga. Kepada : semesta tanah Yogyakarta, buku ini menceritakan perihal kehilangan-kehilangan pilu, masa lalu yang menciptakan fana semu, dan reluk di penghujung rindu yang ingin menyatu. Tokohnya adalah dua frasa rumpang yang tak pernah rampung, menjadikan Yogyakarta sebagai kota yang berkabung. Selamat berlabuh di cerita Yogyakarta mendarah, kalian akan diperkenalkan kepada Maheesa dan enam temannya yang memiliki cerita berbeda-beda. Jangan lupakan Shakuntala, puan belahan jiwa, kalau kata Maheesa一Tuan Yogyakarta dan sejuta luka di hidupnya.
Peta Langit de dilsaafh
15 partes Concluida
Tidak pernah bertemu. Semua terasa semu. Lalu terbawa rasa yang penuh. Kanagara Nakasa, seorang gadis yang dibuat jatuh suka pada Jogja hingga jarak yang terbentang pun seolah tidak ada artinya. Ada Jogja berarti ada Oedara, Oedara Jirega Buana. Nakasa menyukai semua hal yang menyertainya karena Oedara itu definisi telur dadar tanpa bawang yang selama ini Nakasa cari. "Udah boleh mutualan belum?" Kasaa menatap ruang obrolannya bersama Oedara. "Hah? Bukannya kita udah mutualan ig dari lama?" Selang beberapa menit Oedara merespon dengan balik bertanya. "Iya, mutualan ig nya emang udah dari lama, tapi mutualan perasaannya jangan ikut kelewat lama." Kasaa tersenyum tipis saat melihat dua centang biru tapi tidak ada tanda-tanda Oedara akan membalas pesannya. Ada banyak harap yang takut hirap. Semoga Nakasa lekas menemukan Peta Langit, peta yang membawanya kepada rasa sembuh, bukan sekedar tumbuh lalu dibuat patah. Namun ditengah perjalanan yang biasanya cuman berjalan lurus, kini dia dihadapkan dengan dua arah. Ya, sang tokoh utama di buku lama, Alam Saglero Davi pun ikut datang dan menyapa seolah lupa kalau sempat membuat semuanya terasa hampa. 💭💭💭 Selamat berkelana dan bersenang-senang bersama Nakasa, semoga selamat sampai tujuan, hati-hati jangan sampai patah hati. Terima kasih atas semua dukungan juga jejak yang ditinggalkan, itulah yang membantu Nakasa tahu harus berpijak kemana untuk kembali pulang. Salam hangat sebelum dibuat nyaman.
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Luka Si Bungsu [HIATUS] cover
Yogyakarta Mendarah cover
Gotta Be You cover
SATU HARI (TAHAP REVISI) cover
Senyawa Abu-abu { F I N I S H } cover
RIFKI: 17 Tahun Bersama Abang cover
Peta Langit cover
• EUTANASIA • cover
PITALOKA | Sekala Ruang Renjana cover

Luka Si Bungsu [HIATUS]

25 partes Continúa

menceritakan tentang keluarga yang sangat Cemara hingga akhirnya berakhir setelah kejadian mengenaskan yang menimpa kedua orangtua di keluarga tersebut. di dalam keluarga yang Cemara tersebut terdapat 7 bersaudara yang saling memberi semangat dan kasih sayang satu sama lain 1.heavan si sulung yang menjadi nahkoda terdepan untuk adik adik nya 2. janittra anak kedua yang sangat peduli dan menyayangi adik adik nya dan tidak rela jika adik nya terluka sedikitpun. 3.savero anak ketiga yang keliatan nya cuek ke orang lain tapi jika ke adik adik nya dia sama sekali berbeda jauh. ia sangat menyayangi adik adik nya. 4.jupitter dengan tingkah nya yang lucu dan selalu membuat suasana rumah selalu hangat dan menyenangkan jika dia sedang melucu tapi jika dia marah Abang abang nya saja tidak ada yang berani melawan nya. 5.navaro dengan ego yang tinggi dan tidak mau kalah sama sekali,tapi jika adik nya menangis pasti dia mengalah. 6.samudra ya seperti namanya, sabar nya seluas samudra dia tidak pernah marah dan dia sangat menyayangi adik nya si bungsu,adik satu satu nya yang ia sayangi. 7.azael atau si bungsu yang paling di sayangi dan selalu di manja setiap harinya. sampai akhirnya semua kasih sayang dari ke enam Abang nya hilang saat di mana orang tua nya meninggal di hari ulang tahun nya yang ke 14 tahun kala itu.