
Zyan tidak pernah mengenal cinta. Ia hanya mengenal luka, perintah, dan kekerasan. Sejak kecil, ia dibentuk menjadi alat bukan manusia. tubuhnya terlatih, tangannya siap melawan, hatinya dikunci rapat. Di rumah yang dingin dan keluarga yang kejam, hidup hanyalah soal bertahan. Ia adalah perisai, ia adalah pedang, ia adalah korban sekaligus penyerang. Setiap ancaman pada gadis yang dilindungi nya, ia hadapi sendiri. Tak boleh takut, tak boleh ragu, tak boleh menyerah. Bahkan cinta... adalah larangan yang paling mematikan. Namun satu tatapan, satu detik kesalahan, cukup untuk menyalakan api yang tidak bisa dipadamkan. Gadis itu, yang seharusnya ia lindungi, menjadi luka yang bisa menghancurkan segalanya. Masa lalu kembali, darah tumpah, dan pilihan memisahkan manusia dari monster tetap patuh... atau menghancurkan dunia yang menciptakannya. Dalam dunia Zyan, kelemahan dihukum. Perasaan adalah musuh. Dan mereka yang berani mencintai... selalu terlukaAll Rights Reserved
1 part