Believe In Allah [END]

Believe In Allah [END]

  • WpView
    Reads 2,520
  • WpVote
    Votes 666
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadComplete Thu, Mar 9, 2023
Raifa sangat menyukai Oppa Korea. Tiada hari tanpa menonton idolanya itu. Walau ia hanya seorang fansgirl modal kuota, tak membuatnya berhenti mendukung boyband kesukaannya. Tapi pada akhirnya ia merasa ada sesuatu yang mengganggu ketenangan hatinya. Ia merasa bahwa ada yang salah dengan dirinya. Sampai pada akhirnya ia bertanya kepada temannya yang bernama Haura. Teman dekatnya sejak SMP. Ternyata jawaban yang ia dapati dari Haura tak terduga. Ucapan Haura mengubah pemikirannya dan kehidupannya menjadi 180° berbeda dari yang lalu. Hingga pada akhirnya ia bisa menemukan jati dirinya, bahwa hidup dan matinya hanya untuk Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Ia percaya bahwa Tuhannya akan memberikan kebahagiaan yang tidak pernah ia rasakan di Dunia. Yaitu Nikmat Surga yang tiada habisnya. BELIEVE IN ALLAH ⚠️ DILARANG COPAS/PLAGIAT, CERITA INI ASLI PEMIKIRAN AUTHOR, MAAF APABILA ADA KESAMAAN, ITU DILUAR KETIDAKTAHUAN AUTHOR. SELAMAT MEMBACA, TINGGALKAN JEJAK YA!
All Rights Reserved
#20
realfriend
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Satu Nama dalam Sujud
  • Mushaf Cinta Dari-Nya [ END ]
  • RAESHA (Revisi)
  • SENJA UNTUK ALESHA
  • Goodbye Oppa!! Aku Memilih Sang Penciptaku (END)
  • MAWAR PUTIH ALIZA [ REVISI ]
  • Saranghaeyo, Gus Tampan [TELAH TERBIT]
  • Rafiq Aljinah [TELAH TERBIT]
  • My Bad Ning (End)
  • Dibalik Topeng Kebahagiaan

PESAN 💌; SEBELUM MEMBACA, DIHARAPKAN FOLLOW AND VOTE TERLEBIH DAHULU ❗❗ Di balik tembok pondok yang sunyi dan penuh disiplin, dua hati mulai mengenal makna perasaan tanpa pernah saling menyentuh secara langsung. Haura Sakira-santri putri yang tenang, cerdas, cantik dan penuh prinsip. Muhammad Yusran Arief-santri putra yang santun, bersahaja, dan diam-diam mencatat setiap hal kecil yang berarti. Mereka bertemu lewat perlombaan antar pondok, saat kata-kata dalam tafsir membuka ruang baru dalam hati masing-masing. Tak ada janji, tak ada rayuan-hanya perasaan yang tumbuh dalam diam, dan doa-doa yang tak pernah disuarakan. Sampai akhirnya, setelah kelulusan dan masa pondok berakhir, takdir membawa mereka pada kejutan yang tidak pernah mereka sangka: perjodohan. Namun kisah ini bukan hanya tentang cinta. Ini tentang kesabaran, pencarian jati diri, perjuangan melawan keinginan, dan bagaimana satu nama bisa disimpan begitu dalam ... dalam sujud-sujud yang panjang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines