Story cover for La Dicha by dosooyoung
La Dicha
  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Feb 07, 2015
[La Dicha] : Kebahagiaan, Keberuntungan, Takdir yang baik.

Alam (17) yang sekarang duduk di bangku sekolah menengah atas, bukanlah seorang laki-laki idaman. Tubuhnya tidak atletis, wajahnya biasa saja, terlebih lagi, dia benar-benar culun untuk ukuran siswa SMA. Selain itu, dia juga tidak terlalu tertarik pada "cewek". Tapi semuanya berubah karena suatu kejadian sepele. 
Akan kah "dia" menjadi "La dicha" bagi Alam? atau sebaliknya?

"Karena mencari seseorang sepertimu itu jauh lebih susah dari mencari kebahagiaan. Tu eres mi dicha."
All Rights Reserved
Sign up to add La Dicha to your library and receive updates
or
#200highschoollove
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
ELGITA  (TERBIT) cover
24/7-VerDika (BxB)🔞 cover
Maaf, Dara. cover
ALANAALANKA. [ ON GOING] cover
Tatkala Cinta Jatuh [Completed] cover
BAYI ORCA [BXB] cover
Love Or Hate(End) cover
KAKEL||END cover
KETIKA AKU HAMIL? End cover

ELGITA (TERBIT)

66 parts Complete Mature

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. ⚠️ Sebagian part di hapus untuk kepentingan penerbitan. Jika ingin membaca lebih lengkapnya, bisa membeli novelnya melalui marketplace shopee penerbit: rangkai_media.id ⚠️ Gita hanya ingin hidup seperti remaja lainnya. Bersekolah, menari dan dicintai keluarganya, tapi dunia tak seindah itu. Dipaksa bertahan di rumah yang tak pernah menganggapnya anak . Gita hidup dibawah bayang - bayang kekerasan fisik dan batin. Di sekolah pun dia tak menemukan pelarian. Sahabat yang dulu dekat, kini berubah menjadi pelaku perundungan yang melukai. Sampai akhirnya, Elvan hadir. Pemuda asing yang melihat luka yang tak semua orang peduli. "Kalau mau nangis, nangis aja. Gak usah ditahan." "Menangis ngak bikin lo lemah. Kadang itu yang bikin lo bertahan." Di antara luka, hujan, dan tarian yang dipaksakan tetap indah. Gita belajar satu hal penting, bahwa bertahan bukan soal kuat atau tidak, tapi soal berani mencintai diri sendiri meski dunia terus menolak. "Aku juga pengen ngerasain pelukan dari orang yang aku panggil Mama..." "Apa Gita begitu menjijikan sampai kalian ngak mau makan satu meja pun denganku?"