"Tidak ada seorangpun yang bisa menggantikannya. Cintaku sudah habis olehnya" - Ami Navisha
"Bersamanya aku belajar apa itu arti cinta yang sesungguhnya." - Regan Argantara
"Jika ada penyesalan terbesar dalam hidupku, itu pasti karena kelalaianku yang terlambat membuatnya menjadi milikku" - Ravie Alfiandra Putra
"Ami mengajarkanku, bahwa mencintai seseorang tidak harus memilikinya, ataupun mengharapkan balasannya" - Dika Mahendra
Jatuh hati pada segala pesona yang dimiliki oleh seorang pesilat bernama 'Regan Argantara' memang suatu cobaan berat bagi Ami.
Ini benar-benar terjadi, suatu kondisi dimana Ami dibuat berpindah hati ketika ia tengah mencintai pria lain bernama Ravie. Bagi Ami, Regan adalah serangan yang berbahaya bagi jantung juga hatinya.
Keadaan semakin diperumit ketika pada awalnya Ami memilih untuk menerima perjodohan yang dilakukan para teman-temannya dengan Regan, demi menutupi perasaannya yang sebenarnya saat itu masih tertuju pada Ravie.
Hingga akhirnya karena kedekatan yang terus tercipta antara Ami dan Regan, tanpa disadari Ami malah berpindah haluan. Perlahan, perasaan yang sebelumnya ia miliki untuk Ravie mendadak menghilang dan berpindah begitu saja pada Regan.
Jika saja Ami tahu bahwa mencintai Regan tidak seindah semasa awal pendekatan mereka, mungkin Ami akan memilih untuk bersama Ravie yang jelas-jelas mencintainya. Namun bagaimana lagi? Ami sudah terjatuh terlalu dalam. Perasaan yang ia miliki untuk Regan ini permanen.
Bahkan hingga akhir hayatnya pun, Ami masih menyimpan dan mengukir nama Regan di hatinya. Tak peduli sebanyak apapun orang baru yang berniat menggantikan posisi Regan, bagi Ami Regan tetaplah pemenangnya.
Informasi:
Sebaiknya apabila mau membaca tulisan saya, dipertimbangkan terlebih dahulu, masalahnya beberapa bab terakhir ada yang dihapus dan dipindahkan ke KaryaKarsa.
Sekian.
***
Penghianatan yang Natan lakukan sangat berdampak besar dalam perubahan hidupnya, ketika akhirnya Keira memutuskan pergi. Natan mendadak kehilangan diri dan merasa hampa tanpa hadirnya sosok Keira. Akhirnya Natan menyadari bahwa Keira memilik arti penting dalam hidupnya. Natan sangat berharap ia memiliki kesempatan untuk memperbaiki hubungan mereka. Namun Keira lebih memilih pergi dibanding bertahan.
Dalam satu kesempatan mereka kembali dipertemukan. Namun pertemuan itu justru banyak melukai hati Natan; di mana Keira hadir bukan sebagai miliknya melainkan Ridwan, sang kakak.
Ya, Keira gadis yang ia cintai dan rindukan datang sebagai tunangan sang kakak. Itu justru membuat sejuta garis luka dalam sekujur tubuhnya.
Akan tetapi, Natan tetap memperjuangkan cintanya. Meski Keira yang sekarang rada cuek dan tentu saja membencinya. Walau demikian, Natan terus berusaha mengambil simpati Keira meski pada kenyataannya hanya sakit hati yang didapat sewaktu hati Keira dijatuhkan sepenuhnya pada Ridwan. Sakit? Tentu saja.
Dan rasa sakit Natan lebih tak terelakan sewaktu melihat gadis yang dicintai kembali dilukai. Hal yang pernah mematahkan hati Keira kembali terjadi. Bahkan kali ini jauh lebih besar. Sampai Natan sendiri dapat melihat bahwa api cinta dalam diri Keira seketika itu mati.
Lantas apa yang akan terjadi ke depannya?
Akankah Natan mampu memperjuangkan Keira di saat hati gadis itu telah mati untuk sesuatu yang dinamakan cinta?