Resiko Macarin Istri Orang

Resiko Macarin Istri Orang

  • WpView
    LETTURE 7
  • WpVote
    Voti 1
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mar, ott 4, 2022
"Betul, Mas! Di situ! Aku suka! Terusss! Kamu benar-benar beda dengan suamiku Mas! Kamu hebat!" Suara itu memanjakan telingaku, dan membuatku merasa jadi lelaki jantan. Bangga rasanya bisa menyenangkan pasangan orang lain dan dibanggakan ketimbang pasangan sahnya. "Mas ....!" pekik Arina. Wanita yang meski sudah jadi ibu-ibu, tubuhnya tetap ramping seperti para gadis. Tubuhnya menegang setelah kami bermain cukup lama. Suara merdu Arina memecah kesunyian kamar hotel yang kami tempati, setelah hanya ada suara r*NT*Han dan d*sah*n memenuhi ruangan. Seakan-akan dunia ini hanya milik kami berdua. Kupercepat gerakan menyusulnya, karena tak ingin ia merasa ngilu terlalu lama dan menahannya demi agar aku juga bisa mencapai puncak. Yah, aku harus membuat wanita cantik ini terus merasa nyaman, agar ia betah berada di sisiku dan melupakan suaminya.
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • MEMBUAT SUAMI MENYESAL
  • Langkah baru bersama mu
  • Kesempatan Kedua
  • ONLY YOU
  • Angel To Raya (END)
  • Changed Life
  • NIKMATNYA PACAR TEMAN SENDIRI
  • PENCARIAN SANG AHLI WARIS THE MORGAN

"Ya ampun, Mbak mau ikut kondangan apa ngelayat?" tawa Mita pecah saat melihatku keluar dari kamar, kulihat Mama pun terkikik entah apa yang lucu. Sementara Mas Bram hanya menghela nafas. "Ma-maaf aku cuma punya ini," jawabku. Penampilan Mita sama Mama memang sangat cantik dan elegan seperti artis yang sering kulihat di tivi, sangat berbeda jauh denganku. "Bram, Bram, Mama gak habis pikir dipelet apa kamu sama Naya sampai punya istri kayak gini, udah miskin kampungan lagi," ketus Mama. "Coba lihat Abangmu, Fatir sudah punya istri cantik, kaya pula. Gak salah memang Abangmu pilih istri."

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti