We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Sacha, Hujan Tanpa Pelangi

Sacha, Hujan Tanpa Pelangi

  • WpView
    Reads 405
  • WpVote
    Votes 133
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 16, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
"Apa yang harus aku percaya dari kamu Ray?" tanya Sacha sambil menatap lawan bicaranya. "Aku sayang sama kamu cha, percaya ataupun ngga itu pilihan kamu," Jawab Ray sambil tersenyum. Kota kecil yang berhawa panas, di tempat ini Sacha meneruskan pendidikan, tepatnya di SMK Wirabrata, sekolah yang banyak diminati oleh orang-orang di kota tersebut, bahkan sampai kota tetangga. SMK Wirabrata, selain tempatnya mencari ilmu, itu juga tempat dimana Sacha merasakan cinta pertamanya.
All Rights Reserved
#115
hazel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • Hidden love At School
  • It's Me
  • BAD BOY SEKOLAH (SELESAI)
  • RAKA || TAEHYUNG [COMPLETED]
  • Cupikacu
  • Elvina [COMPLETED]
  • PESONA CINTA ANAK PEMILIK YAYASAN
  • Love Or Hate(End)
  • Arsyilazka

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines