Kamu dan Kata yang Kupercaya

Kamu dan Kata yang Kupercaya

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 6, 2022
Ruby menyukai senja, sunyi, dan kamu. Ada banyak kata yang sering kamu ucapkan pada Ruby, entah mana yang benar dan mana yang dusta. Yang Ruby tahu dan yakini, apa pun itu, kamu dan katamu adalah penenang baginya. Kamu; Aslan, dan semua kata yang sering kamu ucapkan. Indahnya seperti rupamu, hangatnya seperti pelukmu, dan menariknya sama dengan senyumanmu. Kata mereka, kamu berdusta. Kata Ruby, semua yang kamu katakan benar. Sayang, Ruby acuh tak acuh. Ruby tak sadarkan diri sampai kamu berhasil melukai hatinya. Kamu; Aslan dan kata yang Ruby percaya. Apa yang kamu lakukan? . . Start: 6 Oktober 2022
All Rights Reserved
#480
kamu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terjebak Kata Sahabat [COMPLETED]
  • RIO - Stay With Me✓
  • She is Queen
  • Love Potion [Selesai]
  • Calm Boy Friend Vs Hyper Girl Friend [completed]
  • Sugar Auntie
  • Sadena
  • Ketua Senat ✔
  • See You After Midnight [END]

[Ambassadors' Pick: July 2022 oleh Wattpad AmbassadorsID] Ava Rayna Tsabita begitu kaget saat manusia es yang beberapa hari ini hanya bisa didengarnya tanpa berani dia tatap tiba-tiba duduk di depannya. "Sepertinya kita menghadapi masalah yang sama. Jadi saya akan duduk disini. Gak usa ngomong, gak usa ngobrol, gak perlu kenalan. Cukup diem aja dan kerjakan apa yang kamu kerjakan." "eh," gumam Ava tidak mengerti apa yang cowok yang ternyata gantengnya gak main-main ini, eh maksudnya manusia es, ini katakan. 'Dan, duh kaku banget cara ngomongnya. Apa perlu saya bilang, oke Anda bisa duduk di sini,' ringis Ava. * Aksa Satria Baskoro sudah muak dengan segala gangguan saat duduk sendirian di tempat itu. Dan gadis itu, Aksa tidak peduli namanya, sepertinya mengalami hal yang sama. Dulu sewaktu SMA tidak ada yang berani mendekat padanya. Masa awal kuliah ini benar-benar menyebalkan. Dia kembali harus menunjukkan ke orang sekitarnya bahwa dia punya taring, tanduk, gigi dan kuku tajam. Jadi, dia akan memanfaatkan gadis itu. Mereka akan sama-sama diuntungkan. Masih sama, Aksa tidak mau direpotkan dengan kegiatan yang disebut - berteman -

More details
WpActionLinkContent Guidelines