Kapan Perasaan Ini Hilang? Sanjixreader

Kapan Perasaan Ini Hilang? Sanjixreader

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 6, 2022
WpInfo
Fiction
Fantasy
Mereka berdua dipertemukan oleh mahkluk aneh. Hidup sang perempuan yang awalnya tak karuan semakin tak terkendali. Dia memang suka dunia ini tapi dia masih memikirkan dunia asalnya. Apakah dia memang harus menunggu para teman barunya untuk mencapai cita-cita? Keparat dengan kembali... Aku ingin disini selamanya. Banyak pria tampan, aku suka pria tampan. Tapi tentu saja cinta ku untuk koki kesayangan ku~ Sakit... Kenapa dia malah terlihat menyukai perempuan lain? Kenapa hanya aku saja yang dikecualikan? Apakah aku tidak secantik itu? Apakah aku mirip big mom? Kgak tau, ngasal aja aku mah :v
All Rights Reserved
#44
pemerintahan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ABIAN HALA
  • ℝ𝔼𝕍𝔸𝕃ℤ𝔼ℕ 𝔸𝔼ℝ𝕃𝔸ℕ𝔾𝔾𝔸 //𝑅𝑒𝑣𝑖𝑠𝑖\\
  • Resya's Journey Of Life?
  • [END] Pregnant With My Childhood Friend
  • ChikoElvana
  • Effort 2 [ Completed ]
  • My Dear,is the Perfect "Husband"
  • [END] He's Out Of The Script
  • Maria Broken Heart To My Love(Slow Update)

Hembusan angin menyapu lembut rambut panjang milik Hala yang ia biarkan tergerai begitu saja. Napasnya tenang namun tidak dengan perih di ulu hatinya yang membuat ia hanya mampu duduk diam sambil memeluk kedua lututnya. Berharap akan ada sebuah pelukan yang datang untuk menghangatkannya. Kisah kelam itu sudah berlalu sekitar setengah tahun yang lalu, tapi seolah kisah itu begitu betah menjadi parasit di dalam kehidupannya. Yang selalu dan terus menerus Hala rasakan ialah mengenai rindu dan rasa ingin bertemu. Rasanya ia belum cukup menikmati waktu yang Tuhan jatahkan untuk mereka bisa saling mencintai dan membersamai. "di agama kita gak ada reinkarnasi, tapi aku terus berdoa supaya ketemunya di mimpi, tapi mimpi pun bukan bagian dari kekuasaan aku ataupun kamu. Jadi kapan kita akan bener-bener ketemu? Malam ini? Besok? Lusa?" Setitik air mata jatuh membuat isakan Hala kembali terdengar. Suara pintu yang terbuka lalu pelukan yang berasal dari belakangnya membuat isakan Hala kian membesar. Pelukan memang, tapi bukan orang ini yang ia harapkan. Karena memang sebenarnya ia tidak akan pernah merasakan pelukan itu lagi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines