Why
  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 7, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Aku ingin beranjak dari kursi ini. Menyudahi drama perih ini. Tolonglah, aku takut tembokku runtuh. Jujur aku tak pernah melihatnya menangis sesakit ini. Aku harus segera pergi. Tapi tak bisa. Kami berada dalam Bus kosong. Aku duduk di salah satu kursi penumpang, dan kau tahu, dia berdiri tepat dihadapanku. Bisakah kalian temukan caraku agar bisa pergi sekarang? Semua rombongan sedang sibuk dengan kegiatan masing-masing. Sedangkan aku, di sinilah; terjebak bersama orang yang sangat tidak ingin aku temui. Tangan kanannya yang sadari tadi mengunci pergerakanku kini dia turunkan. Aku kira dia akan membiarkan ku pergi, tapi ternyata tidak. Tangan kanan itu bergetar, dengan ragu turun menyentuh pipiku. Mengarahkan wajahku agar menghadapnya. Lagi. Deru nafasku mulai tidak beraturan. Dadaku sesak dibuatnya. Sial, aku tau apa yang akan dia lakukan. Tangan kanannya mulai mencengkram daguku. Aku memberontak. Tidak, tolong, jangan lagi. Aku menangis deras. Sakit. Kenapa dia seperti ini. Jahatnya dia. Aku tak menyangkan lelaki-ku seorang monster. Tidak, dia bukan lelaki-ku. Tidak pernah. Ku tutupi mulutku dengan kedua tanganku sekuat yang aku bisa. Tapi sama sekali dia seperti tak peduli. Dia tetap mencium tanganku yang sejajar dengan mulutku. Bahunya bergetar. Tangisnya pecah. Lagi. Aku bingung, sebenarnya apa yang dia rasakan. Kenapa dia seperti buas kelaparan, tapi sangat menyedihkan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐤𝐞𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩𝐚𝐧 𝐤𝐞𝐝𝐮𝐚 𝐬𝐚𝐧𝐠 𝐏𝐮𝐭𝐫𝐢
  • Pretty's On The Inside [TAMAT]
  • The Past Keeper : Naserin Dante
  • STUCK
  • Capricorn
  • ALVIN (On Going)
  • Sahabat atau Pacar [TAMAT]
  • dimana janji tersebut
  • sraddah (on going)

☘️DIMOHON UNTUK TERLEBIH DAHULU MEMFOLLOW AUTHOR SEBELUM MEMBACA!,DAN JANGAN LUPA TINGGALKAN VOTE,, THANKS YA...🐣✨ ♢⟭𝒌𝒆𝒉𝒊𝒅𝒖𝒑𝒂𝒏 𝒌𝒆𝒅𝒖𝒂 𝒔𝒂𝒏𝒈 𝒑𝒖𝒕𝒓𝒊⟬♢ . . . {"PEMBUKAAN"} *Pada suatu hari dimalam hari. seorang wanita bernama heira yang sedang berjalan menelusuri koridor di tempat ia bekerja, yang pada saat itu hampir dari sebagian lampu yng ada di tempat ia bekerja sudah di matikan karena sudah larut malam yang menunjukkan pukul 00:00, pada saat itu heira sedang bekerja lembur karena beberapa minggu lalu ia sempat mengambil cuti tanpa alasan yang jelas, yang membuat nya harus bekerja lembur. Heira berkata " A~Akhirnya sudah selsai, rasanya aku ingin langsung merebahkan tubuh ku. ",*katanya sambil meregangkan tubuh nya. *Setelah diri nya sudah beranjak dari gedung kantor nya, ia berjalan hingga halte menunggu taksi yang ia pesan di sana. Tak selang lama ia pun naik ke dalam taksi yang ia pesan tadi, di tengah perjalanan saat taksi yang ia tumpangi melewati sebuah tol, tiba-tiba taksi yang ia tumpangi tertabrak oleh sebuah truk besar yang mengalami rem blong. Setelah itu pandangan nya menjadi buram dan heira pun menjadi tak sadarkan diri. Ketikan ia terbangun dan sadar betapa terkejut nya heira yang sekarang sudah tak lagi diruangan yang ia kenal, ia pun beranjak dari tempat tidur nya dan berjalan ke arah cermin besar yang ternyata di dalam pantulan pada cermin itu bukan lagi bayangan milik nya melainkan kan... "bagaimana kedepan nya?, apakah heira dapat bertahan di tubuh baru nya?, atau kah akan berakhir tragis seperti di cerita asli?. " ☘️HAPPY READING🐣 『⚠️🚫DILARANG MENGCOPY CERITA INI! , KARENA CERITA INI MURNI KARANGAN AUTHOR!! 🚫⚠️』

More details
WpActionLinkContent Guidelines