Story cover for My Precious Sample [ DOTTORE X READER ]  by Yume__Hitomi
My Precious Sample [ DOTTORE X READER ]
  • WpView
    Reads 635
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 635
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Oct 07, 2022
"hei dok, apakah menurutmu pertemuan kita adalah sebuah kebetulan?"

"haha, sudah berapa kali kau menanyakan pertanyaan yang serupa?"

"...."

"masuklah ke laboratorium, aku butuh sampel baru" sambil menepuk pipi (y/n) yang daritadi cemberut

"aku akan memberimu hadiah jika kamu menurut" -sambungnya

sebuah senyuman terukir di wajah (y/n)
"baiklah, janji ya?"




sampul cerita bukan milik saya
all credit belong to the artist

Sumber gambar: pinterest 

Genshin Impact © Hoyoverse/MiHoYo
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add My Precious Sample [ DOTTORE X READER ] to your library and receive updates
or
#6fatui
Content Guidelines
You may also like
Mind Diver Team: Kau, Waktu dan Realita by aruu_mia_ryma
17 parts Complete Mature
Di alam semesta paralel, di mana ilmu pengetahuan berpadu dengan kekuatan mistik, terjalin kisah epik "Mind Diver Team". Seri perdana ini, bagai sebuah mimpi buruk yang menjadi kenyataan, mengundang pembaca untuk menjelajahi dimensi gelap dari dunia Genshin Impact. Dalam labirin pikirannya yang terluka, Kazuha berupaya keras mengubur dalam-dalam kenangan manis pahit bersama Lumine. Namun, saat bayangan masa lalu itu mulai memudar, sebuah klaim mengejutkan datang mengguncang jiwanya. Mantan ayah mertuanya, dengan tatapan penuh misteri, mengutarakan sebuah kemungkinan yang nyaris tak terpikirkan: Lumine masih hidup, dan kepergian Aether hanyalah sebuah sandiwara. Kazuha terbelah di antara keyakinan rasionalnya-yang didasari oleh bukti nyata berupa jasad kekasihnya dan surat resmi-dan bisikan hati yang merindukan sebuah keajaiban. Kazuha bertanya dengan nada ragu, "Saya minum obat karena masalah mental kan, Dr. Baizhu?" Childe menjawab dengan nada heran, "Oh... Jadi kau telah melupakan kejadian belasan tahun lalu itu? Atau apakah mereka telah menghapus ingatanmu?" Thoma kemudian berkata, "Tunggu, Kazuha, sepertinya aku mulai memahami hubungan antara Tomo dan perusahaan itu-" Peringatan: Cerita ini mengandung konten dewasa yang mungkin tidak sesuai untuk semua pembaca. Pembaca disarankan untuk bijaksana dalam memilih bacaan dan hanya melanjutkan jika telah mencapai usia yang sesuai. Disclaimer: Karakter yang muncul dalam cerita ini merupakan milik miHoYo. Penggambaran karakter mungkin tidak sepenuhnya sesuai dengan karakterisasi aslinya demi keperluan pengembangan plot. Beberapa hubungan antar karakter juga mengalami penyesuaian untuk mendukung alur cerita. Cerita ini terinspirasi oleh beberapa seri game horor populer seperti Resident Evil, The Evil Within, Outlast, dan sedikit sentuhan dari Silent Hill. Pembaca yang merasa tidak nyaman dengan tema horor disarankan untuk menghentikan pembacaan.
Kita, Kesalahan dan Pilihan by aruu_mia_ryma
6 parts Complete Mature
"Hei, aku minta maaf malam itu aku pikir kamu hanya meminta apa yang biasa diminta gadis-gadis lain." - Childe "Pakai marga saya saja. Saya siap menerima kalian, kalau bukan karena kamu hari itu saya mungkin gak akan pernah bisa merasakan gimana rasanya bertanggungjawab." - Zhongli. "Dek, kamu yakin mau rawat dia sendirian? Gak perlu bantuan? Kamu kan juga harus kuliah." - Aether. "Aku pikir Ayah Ku hanya merasa dia melihat sosok mendiang bunda didalam diri kamu, oh bukan, dia merasa ini kesempatan dia untuk sekali lagi merasakan rasanya jadi Ayah." - Xiao. "Lumi, nanti aku bantu jaga yah kalau kerjaan kantor gak numpuk. Ayah? Gak kok, mana mungkin dia marah sama kamu." - Ganyu "Sendirian? Kamu ke klinik bersalin sendirian?! Tunggu disitu! Nanti aku yang antar kamu!" - Xiangling. "Gile kamu Zhongli, calon istri lebih muda dari anak kamu." - Venti. "Jangan malu-maluin agency kayak gini bego, kamu pikir emak bapak kamu bisa bayar ganti rugi gitu ke kepala agency? KAMU TU HARUSNYA KONTROL DIRI!!! Fakboi doang otaknya gak dipake." - Scaramouche. "Belajar dari kesalahan kalau begini terus yang ada kamu makin bobrok. Good-looking dan berduid tapi otak dan moral kamu kemana? Kasihan adik-adik kamu punya kakak kayak gini." - Lumine Warning ⚠️ mohon untuk bijak dalam membaca jika merasa belum berusia yang legal untuk membaca NSFW bisa tunggu sampai legal dulu 🙏🏻 maap ya sebelumnya, dan juga karakter-karakternya mungkin tidak akan sepenuhnya mengikuti karakterisasi aslinya demi kepentingan cerita (demi kepentingan dramanya wkwkwk), dan juga ada beberapa relationship yang harus sedikit diubah atau dipermak demi kepentingan cerita juga, kalau merasa tidak sesuai keinginan dan selera bisa drop cerita ini. Karakter dalam cerita sepenuhnya milik miHoYo, saya hanya pinjam doang, covernya saya yang edit.
Torang dan Lautan by aruu_mia_ryma
6 parts Complete Mature
"Jadikan kita sebagai rumah untuk ngana pulang." -Lumine "Kiapa ngana mo tunggu dia pelaut yang ngana nda tahu kapan dia mo balik?" -Aether "Kita janji pa ngana Lumine, kita pulang kita kaweng dengan ngana." -Childe "Dek, Om kua mau bacarita serius soal ngana dengan Xiao pe hubungan." -Zhongli "Kalau ngana mau Lumine, kita siap mo serius dengan ngana, asalkan ngana lagi bisa lepas dari pa Childe. Kita nda paksa, kita tunggu ngana pe jawaban." -Xiao "Kalau ada yang mau masuk minta pa ngana, terima jo kalau misalnya kita nda balik sampe lima tahun depan." -Childe "Childe, ngana bilang mo balik Manado ini tahun? Kalau bagini terus kita lelah le mo tunggu." -Lumine "Kita sayang pa ngana, tetap kita tunggu ngana balik. Nanti di sana jaga diri baik-baik neh, karena kita nda bisa lihat-lihat pa ngana di sana." -Lumine "Kita rindu Manado, mar yang bikin kita lebih rindu Manado karena ada nona yang tunggu pa kita mo pulang." -Childe "Dek, kakak nda tega kalau lihat ngana begini terus, ngana yakin mo tunggu terus pa dia?" -Aether "Sapa bilang pelaut mata keranjang Kapal bastom lapas tali lapas cinta Sapa bilang pelaut pamba tunangan Jangan percaya mulut rica-rica" -Childe "Makaseh atas ngana pe kesabaran selama ini." - (Dia) ================================================================================== Warning ⚠️ mohon untuk bijak dalam membaca jika merasa belum berusia yang legal untuk membaca NSFW bisa tunggu sampai legal dulu 🙏🏻 maap ya sebelumnya, juga karakter-karakternya mungkin tidak akan sepenuhnya mengikuti karakterisasi aslinya demi kepentingan cerita (demi kepentingan dramanya wkwkwk), dan juga ada beberapa relationship yang harus sedikit diubah atau dipermak demi kepentingan cerita juga, kalau merasa tidak sesuai keinginan dan selera bisa drop cerita ini. ***Disclaimer: Karakter dalam cerita sepenuhnya milik miHoYo, saya hanya pinjam doang, covernya saya yang edit.
You may also like
Slide 1 of 10
Mind Diver Team: Kau, Waktu dan Realita cover
<Rivalry><The Rival> cover
Kita, Kesalahan dan Pilihan cover
~Never let you go~ [Scaramouche x Reader] cover
My Yellow || PungudProject cover
•real?• (Venti×Reader) -end- cover
The Sly Fox and The Dense Woman ( Kamisato Ayato x Reader) cover
Torang dan Lautan cover
[Genshin Impact] Days of Us (Albedo x Klee) cover
،،𝐆𝐄𝐍𝐒𝐇𝐈𝐍 𝐈𝐌𝐏𝐀𝐂𝐓; 𝘿𝙍𝘼𝘽𝘽𝙇𝙀 , 𝙂𝙊!¡𓆰՞ cover

Mind Diver Team: Kau, Waktu dan Realita

17 parts Complete Mature

Di alam semesta paralel, di mana ilmu pengetahuan berpadu dengan kekuatan mistik, terjalin kisah epik "Mind Diver Team". Seri perdana ini, bagai sebuah mimpi buruk yang menjadi kenyataan, mengundang pembaca untuk menjelajahi dimensi gelap dari dunia Genshin Impact. Dalam labirin pikirannya yang terluka, Kazuha berupaya keras mengubur dalam-dalam kenangan manis pahit bersama Lumine. Namun, saat bayangan masa lalu itu mulai memudar, sebuah klaim mengejutkan datang mengguncang jiwanya. Mantan ayah mertuanya, dengan tatapan penuh misteri, mengutarakan sebuah kemungkinan yang nyaris tak terpikirkan: Lumine masih hidup, dan kepergian Aether hanyalah sebuah sandiwara. Kazuha terbelah di antara keyakinan rasionalnya-yang didasari oleh bukti nyata berupa jasad kekasihnya dan surat resmi-dan bisikan hati yang merindukan sebuah keajaiban. Kazuha bertanya dengan nada ragu, "Saya minum obat karena masalah mental kan, Dr. Baizhu?" Childe menjawab dengan nada heran, "Oh... Jadi kau telah melupakan kejadian belasan tahun lalu itu? Atau apakah mereka telah menghapus ingatanmu?" Thoma kemudian berkata, "Tunggu, Kazuha, sepertinya aku mulai memahami hubungan antara Tomo dan perusahaan itu-" Peringatan: Cerita ini mengandung konten dewasa yang mungkin tidak sesuai untuk semua pembaca. Pembaca disarankan untuk bijaksana dalam memilih bacaan dan hanya melanjutkan jika telah mencapai usia yang sesuai. Disclaimer: Karakter yang muncul dalam cerita ini merupakan milik miHoYo. Penggambaran karakter mungkin tidak sepenuhnya sesuai dengan karakterisasi aslinya demi keperluan pengembangan plot. Beberapa hubungan antar karakter juga mengalami penyesuaian untuk mendukung alur cerita. Cerita ini terinspirasi oleh beberapa seri game horor populer seperti Resident Evil, The Evil Within, Outlast, dan sedikit sentuhan dari Silent Hill. Pembaca yang merasa tidak nyaman dengan tema horor disarankan untuk menghentikan pembacaan.