Perihal Aku

Perihal Aku

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 7, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Tentang rasa trauma yang enggan pergi. Tentang khawatir berlebihan yang menganggu diri. Aku ingin hidup normal, batinku mencoba berteriak keras dan lantang. Apakah semesta mendengar? Jerit isi kepala yang menumpuk hari demi hari. Tumpahan tinta yang ku sulap menjadi puisi di setiap peristiwa yang ada. Aku, hanya aku yang tahu bagaimana rasanya. Hanya aku yang mengerti betapa peliknya luka yang coba ku sembuhkan sendiri. Perihal aku, dan tumpukan buku-buku.
All Rights Reserved
#38
nulis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jatuh Cinta itu Luka
  • Setitik Luka Untuk Aya [TELAH TERBIT]
  • Lantunan Kalam Hati ✔
  • BERISIK (END)
  • Selaksa Noktah (END)
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Bahagia Untuk Jaffress [Selesai]
  • Akhir dari semuanya adalah kematian
  • hate rain
  • Rintik Hujan

"Jika jatuh cinta itu luka, maka biarkan patah hati jadi cara menjadi dewasa paling menyakitkan meski lewat sebuah luka. Sebab, setelah seseorang mengalami patah hati, maka dia akan seperti dilahirkan kembali." Kau tidak akan pernah tahu sedalam apa rasa sakitku sampai itu jadi sebuah buku. Sengaja aku tuliskan semua ini untukmu. Tentang hubungan yang banyak lukanya. Aku yang tak pernah benar-benar kau anggap dan kau yang selalu membingungkanku dengan perasaan tidak jelasmu. Padahal, ego telah aku kalahkan. Gengsi telah aku hilangkan. Dan perasaan yang besar telah aku tunjukkan. Tapi, mengapa aku justru dengan mudah dilepaskan tanpa satu kata maap atau bahkan sebuah kalimat perpisahan? Tidak apa-apa. Aku kini sudah kembali baik-baik saja. Walau tak bisa dipungkiri, fase menyakitkan itu masih sesekali kembali melukai hati. Sebab, siapa yang tidak hancur saat cinta tulus diberikan begitu dalam, tetapi hatiku justru berakhir dihunjam dengan pisau tajam? Bila suatu hari nanti kau diberi musibah dan masalah yang bertubi-tubi, ingatlah aku sebagai seseorang yang pernah kau buat hancur berkali-kali. Tanpa merasa berdosa dan tanpa ingat kata maap sama sekali. rank cerita: #1 dalam poetry dari 20,6k [ 02/04/2023 ] #2 dalam sajak dari 28,3k [ 24/07/2022 ] #1 dalam poem dari 12,4k [ 23/07/2023 ] #1 dalam kata dari 15,5k [ 10/05/2023 ] #1 dalam prosa dari 4,25k [ 26/05/2023 ] #1 dalam antologipuisi [ 4/03/2023 ] #1 dalam bait [ 4/03/2023 ] #1 dalam senandika [ 4/03/2023 ] #2 dalam diksi [ 24/04/2023 ] publish : 2 Juli 2022

More details
WpActionLinkContent Guidelines