Until Later

Until Later

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 22, 2022
(FOLLOW DULU SEBELUM BACA) Kaluna Melody Maverick Seorang gadis sederhana dan lugu.Gadis yang periang dan ceria.Senyuman yang tak pernah luntur untuk mentupi segala lukanya.namun,dibalik itu semua ada segelombang masalah hidup yang tak pernah usai yang menyebabkan ia harus menebalkan topeng yang harus ia pakai sehari hari.Ia memiliki seorang sahabat yang dipisahkan secara terpaksa.Dan ia harus kehilangan seorang cinta pertama nya yaitu ayahnya yang meninggal karena kecelakaan.Dan setelah kejadian tersebut ibunya membenci kaluna,ibu nya beranggapan kaluna lah yang menyebabkan ayahnya meninggal. Apakah kaluna akan berdamai dengan takdir dan memberikan kaluna kebahagiaan?? Apakah sosok yang kaluna tunggu akan kembali menghampirinya dan mewarnai hari-hari kaluna lagi?? "Aku akan menunggu kapan kamu,dan bahagia menghampiriku lagi dalam waktu selama lamanya.Sebelum aku kembali. Sampai nanti..." Kaluna Melody Maverick "Aku bukan takut akan jarak,namun aku takut kamu lupa untuk menghampiriku lagi" Kaluna Melody Maverick~
All Rights Reserved
#173
14
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BarraKilla
  • TITIK AKHIR.
  • Don't Leave Me (TAMAT)
  • ZiAron [END]
  • Maaf' (Revisi)
  • TOPENG [END]
  • Kesedihan [SELESAI]
  • Serpihan Luka
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Melody Arthadiesa

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines