Story cover for Main Character by insanterluka_
Main Character
  • WpView
    Leituras 9
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Capítulos 2
  • WpView
    Leituras 9
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Capítulos 2
Em andamento, Primeira publicação em out 08, 2022
"Sebuah karakter utama dalam cerita tak akan pernah hilang walau cerita yang dibuat telah usai"

Galatama adhitya Seorang penulis buku, koran dan penyiar radio muda yang sangat berbakat namun hidupnya bagai mawar hitam yang tak pernah berwarna 

kehidupan yang keras menuntut Galatama harus menjadi seorang monokrom berjalan, hidup tanpa angan dan ambisi. namun sebuah ingatan masalalu kembali menghampiri dan apakah seseorang dari masa lalunya dapat mengubah Galatama menjadi dirinya sendiri lagi? 

"Aku senang walaupun dirimu kembali dengan luka masa lalu yang dalam" Di rak buku terjajar

"Terimakasih telah datang bagai sinar indurasmi dan hilang bagai Pelangi" Di radio bersuara

Main Character
"Jika memang cinta yang tulus itu ada maka buktikanlah keberadaanya" tuntutan insan yang kehilangan arah bagai Galatama adhitya

Story by 
Insanterluka_
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Main Character à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#20darklove
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
LALA, de nurleniwahyu
16 capítulos Concluída
Tawa, cinta dan luka Lala Anastasya Rifani, gadis SMA biasa yang memiliki sifat ceria, ia harus bertemu dengan seorang pemuda yang dingin, namanya Rio Arfan arsyifki , yang membangun sebuah tembok acuh yang menjulang tinggi, itu ia lakukan agar tak ada celah untuk orang lain melihat luka yang sengaja ia tutup dari dunia. Sampai akhirnya perlahan kekuatan tembok itu tak bertahan lama, sedikit celah mulai terlihat, saat ia mulai terbiasa dengan kehadiran Lala yang membawa kehidupan sepi nya menjadi sedikit berwarna. Lala yang selalu hadir di setiap harinya, membawa sebuah alasan pertemanan, agar dirinya dapat selalu melihat rio, Alasan Sederhana namun dapat membawa dirinya menjadi jatuh kepada pemuda dingin itu. lalu, bagaimana dengan luka yang sengaja di tutup oleh Rio? Apakah Lala bisa menerima , kekurangan dan menjadi obat untuk luka itu? Bagaimana dengan kelanjutan hubungan keduanya? ------- " Sekarang kita temen" ucap Lala tiba tiba disertai tangan yang sudah bersiap menerima uluran tangan Rio " Hari ini, besok dan seterusnya Lo ga akan pernah gue anggap temen gue, gue benci cewe yang sok baik kaya Lo! Dan satu lagi gue peringatin jadi cewe jangan belagu!" Balas Rio dengan suara tajam dan sorot mata yang seolah olah ingin menghabisi Lala hidup hidup " Gapapa kalo Rio ga mau anggap Lala temennya Rio, tapi Lala yakin di suatu hari nanti Rio pasti butuhin Lala buat jadi temen... Temen hidup misalnya xixixi" ucap Lala santai dan jangan lupakan senyum manis yang selalu setia bertengger di bibir ranum nya " Sinting!" Selamat membaca:) Ini cerita pertama ku, maaf kalo ada banyak kesalahan dan kosa kata yang kurang pas:)
Talvez você também goste
Slide 1 of 8
LALA cover
Kelas A [End] cover
This Is My Dream cover
Juan [REVISI] cover
Trust cover
Fierce Love cover
About kevin (End)✅ cover
Sejenak Luka cover

LALA

16 capítulos Concluída

Tawa, cinta dan luka Lala Anastasya Rifani, gadis SMA biasa yang memiliki sifat ceria, ia harus bertemu dengan seorang pemuda yang dingin, namanya Rio Arfan arsyifki , yang membangun sebuah tembok acuh yang menjulang tinggi, itu ia lakukan agar tak ada celah untuk orang lain melihat luka yang sengaja ia tutup dari dunia. Sampai akhirnya perlahan kekuatan tembok itu tak bertahan lama, sedikit celah mulai terlihat, saat ia mulai terbiasa dengan kehadiran Lala yang membawa kehidupan sepi nya menjadi sedikit berwarna. Lala yang selalu hadir di setiap harinya, membawa sebuah alasan pertemanan, agar dirinya dapat selalu melihat rio, Alasan Sederhana namun dapat membawa dirinya menjadi jatuh kepada pemuda dingin itu. lalu, bagaimana dengan luka yang sengaja di tutup oleh Rio? Apakah Lala bisa menerima , kekurangan dan menjadi obat untuk luka itu? Bagaimana dengan kelanjutan hubungan keduanya? ------- " Sekarang kita temen" ucap Lala tiba tiba disertai tangan yang sudah bersiap menerima uluran tangan Rio " Hari ini, besok dan seterusnya Lo ga akan pernah gue anggap temen gue, gue benci cewe yang sok baik kaya Lo! Dan satu lagi gue peringatin jadi cewe jangan belagu!" Balas Rio dengan suara tajam dan sorot mata yang seolah olah ingin menghabisi Lala hidup hidup " Gapapa kalo Rio ga mau anggap Lala temennya Rio, tapi Lala yakin di suatu hari nanti Rio pasti butuhin Lala buat jadi temen... Temen hidup misalnya xixixi" ucap Lala santai dan jangan lupakan senyum manis yang selalu setia bertengger di bibir ranum nya " Sinting!" Selamat membaca:) Ini cerita pertama ku, maaf kalo ada banyak kesalahan dan kosa kata yang kurang pas:)