Bunga Terakhir

Bunga Terakhir

  • WpView
    Reads 244
  • WpVote
    Votes 60
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 13, 2022
Banyak hal yang harus dikorbankan demi sebuah keutuhan. Hati, jiwa, dan raga yang seharusnya menikmati sesuai porsinya, terpaksa mengalah demi hal besar. Seorang atlet renang dengan sikap ceria dan mandiri, nyatanya tidak kuat seperti apa yang diperlihatkan pada orang lain. Namun Bunga sudah bertekad untuk selalu memperlihatkan kebahagiaan kepada semua orang karena memang seperti itu seharusnya. Takdir yang dijalani Bunga sangat rumit dan penuh teka-teki semenjak kematian salah satu orang yang paling disayangi. Ingin menyerah, namun Bunga harus mengupas tuntas semua yang ada di depan mata sebelum semakin banyak yang tersakiti. Siapakah sosok sesungguhnya dibalik peristiwa yang dialami oleh Bunga sampai di ujung pencarian?
All Rights Reserved
#382
feeling
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hujan dan Sebuket Dandelion
  • Naura & Lukanya
  • RAYGARA (SELESAI)
  • Trouble Corazón ( Masalah Hati Kita) (END)
  • TRANSMIGRASI 3 SAHABAT (TAMAT)
  • ASMARALOKA || Love or Reality?
  • TERA
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • LIFE LINE | Of Blood, Love, and Loyalty

Ini tentang keluarga. Juga tentang hujan yang indah. Seperti halnya Naradra Carolina Abastra. Penyuka kaos oversize juga celana training yang sedikit kepanjangan. Gadis biasa-biasa saja dengan rambut panjangnya yang tergerai bebas. Ketika rintik-rintik hujan saling berjatuhan hingga berubah deras. Dia selalu ada untuk melihatnya menyambut bumi. Menciptakan suara melodi yang indah, dibalik awan gelap. Begitu juga dengan bunga dandelion, indah dengan caranya sendiri. Terbang bebas tanpa takut terlihat berbeda. Karena itu Nara suka dengan keduanya. Namun kekakuannya hanya satu, yakni seorang Damantara Gusti Pangestu. Lelaki dengan rambut kecoklatan dan kacamata bulat yang bertengger sempurna menghiasi wajahnya. Bukan laki-laki culun juga berandal. Gusti selalu berhasil menjungkir balikkan hatinya. Dengan mata hitamnya yang memikat. Sayangnya, dia bergerak untuk sebuah rahasia kelam. Namun, jika waktu terus mengikis rahasia yang selama ini mereka tutup. Apakah Tuhan masih memberi kesempatan untuk bersama? Atau justru mereka sendiri yang akan pergi, meninggalkan jejak yang kian dalam? __________________________________________________ Gusti menghela napas. "Mau tau sesuatu?" matanya menatapku begitu serius. "Sesuatu?" Laki-laki itu mengangguk. "Tentang semua ini, yang mungkin buat lo risi?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines