Seorang perempuan dengan sejuta keceriaan cinta.
"cinta yang saya miliki adalah hak saya dan jika kamu tidak mencintai saya itu urusan kamu bukan aku".
Gadis yang jarang mendapat kasih sayang dari orang tuanya yang ingin mencari kebahagiaan dengan kepemilikan cinta yang ia punya.
Beribu keegoisan dia tumbangkan dengan segala kesabaran yang ia miliki.
"Cher, lu yakin ini tasnya?" tanya seorang gadis dengan wajah was-was melihat sekitar nya.
"Iya tenang aja, aku yakin banget ini tasnya," Gadis itu sangat yakin kalo tas ini milik orang itu.
"Yaudah, cepetan masukin sebelum keburu masuk."
Gadis itu pun dengan cepat memasukkan sesuatu ke dalam tas itu.
"Udah beres," Ucapnya sambil meletakkan tas itu ke tempat nya semula, agar tidak dicurigai oleh sang empunya.
Mereka pun cepat-cepat keluar dari kelas itu sebelum ketauan dan bersembunyi di balik tembok. Mereka sangat yakin kalau rencana mereka pasti berhasil.
Dan tak lama setelah itu, mereka mendengar suara gaduh di koridor menandakan bahwa murid-murid dari kelas tersebut telah kembali dari lab.
Hingga kemudian
"SIAPA YANG MASUKIN KAOS KAKI BAU INI KE DALEM TAS GUE."
Deg.
Suara itu. Bukan milik orang yang mempunyai tas tadi. Melainkan suara orang lain.
Mereka berdua pun saling memandang satu sama lain dengan wajah penuh keringat dan bersiap mengambil ancang-ancang untuk berlari dari balik tembok sebelum ketahuan. Tapi sayang, usaha mereka gagal karna orang yang ingin mereka kerjai malah melihat mereka.
"Bar, gue tau siapa yang masukin."
Sial. Mereka ketauan. Tamatlah sudah riwayat mereka berdua.