Tidak pernah ada dalam agenda hidup seorang Claire Eleanore Edevane untuk kembali menginjakkan kaki di Hogwarts setelah hari kelulusannya. Selain karena pernah terjadi tragedi malang yang membuatnya sengsara, Hogwarts jugalah yang membuatnya menuai banyak sekali dosa. Intinya bagi Claire, Hogwarts hanyalah tempat di mana semua kenangan buruknya tercipta. Apalagi jika sudah menyangkut satu manusia bernama Severus Snape.
Namun, takdir nampaknya lebih menyukai Claire yang gemar mengumpat, dan penuh emosi. Hari itu, seorang pria yang Claire kenal baik mendatangi apartemennya, memohon hingga rela meletakkan harga dirinya di lantai rumahnya untuk dapat membawa Claire kembali ke Hogwarts. Untuk dapat membawa Claire kembali menapaki, dan menciptakan kenangan buruk, lagi.
Lalu, dari banyaknya keburukan yang menggumpal di Hogwarts, satu yang paling membuatnya jengah juga benci. Severus Snape.
Perisak sinting yang kembali ia lihat dengan tampilan begitu berbeda, dengan kemashyuran yang begitu kentara, dan dengan cerita yang begitu asing. Severus Snape dengan sisi yang belum pernah ia tilik sebelumnya.
...
[ this story has so much difference with the original story of Harry Potter. Cerita ini hanya menceritakan tentang Severus Snape and his story life. ]
!!! All characters here belong to J.K. Rowling, except those that are not !!!
Voldemort sudah melebarkan cengkramannya di dunia sihir dan dunia Muggle, para Pelahap Maut atau Death Eaters menculik sang pembuat tongkat sihir Garrick Ollivander dan menghancurkan tokonya serta merubuhkan jembatan Milenuim di kota London. Horace Slughorn yang kembali menjadi Profesor di Hogwarts mengambil kembali tempatnya di pelajaran Ramuan yang membuat Profesor Snape akhirnya menjadi guru Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam yang membuat Harry merasa tidak tenang, dan keamanan di Hogwarts di perketat agar Death Eaters tidak bisa menyusup kedalam sekolah.
Setelah beberapa perkelahian Elena dan Draco di tahun kelima hubungan mereka akhirnya kembali membaik, tapi saat kembali ke Hogwarts, Draco menjadi sangat pendiam yang membuat Elena bingung entah apa yang terjadi pada kekasihnya itu. Begitu juga dengan Harry yang tiba-tiba menemukan sebuah buku misterius milik seseorang yang bernama Half-Blood Prince yang telah di coret-coret dengan tulisan petunjuk untuk membuat berbagai macam ramuan dan mantra yang membuatnya menjadi siswa pintar di kelas Ramuan yang mengalahkan Hermione dan Elena, tapi itu bukan satu-satunya hal yang aneh dari Harry tapi dia menjadi orang yang cukup pendiam dan lebih sering membaca buku tersebut yang membuat semuanya bingung dan yang lebih membuat Hermione dan Elena ingin mencari tahu siapa itu Half-Blood Prince.
Cerita ini mengambil tahun ke enam dari seri Harry Potter And The Half-Blood Prince, ada beberapa adegan dan perkataan dari Novel dan Filmnya
(Semua karakter dalam cerita ini milik J.K Rowling kecuali Elena Potter dan beberapa karakter lainnya.)
Lanjutan dari Elena and Draco II by : Acitta