Ashana hampir menyerah pada hidupnya. Di bawah guyuran hujan badai yang mencekam, ia berdiri di ambang keputusasaan setelah diusir, difitnah, dan kehilangan segalanya karena kekejaman mantan tunangannya. Baginya, dunia sudah kiamat. Namun, di saat ia hampir kehilangan napas, sosok Xavier Griffin Daviandra muncul.
Seorang dokter bedah ternama yang dikenal sedingin es dan tak tersentuh. Siapa sangka, di balik wajah kaku dan otoritasnya yang besar, Xavier adalah pria yang menarik Ashana dari kegelapan. Ia memberikan rumah, kehormatan, dan cinta yang begitu dalam hingga membuat Ashana merasa kembali berharga. Ashana yang rapuh menemukan pelabuhan terakhirnya dalam pelukan hangat sang dokter.
Namun, saat benih cinta mulai bersemi dan keintiman mereka menjadi satu-satunya pelarian, sebuah rahasia berdarah dari masa lalu terkuak. Benang merah yang menyakitkan muncul; kecelakaan maut yang merenggut orang tua Ashana ternyata melibatkan nama besar keluarga Daviandra.
Ashana kini terjebak di antara rasa syukur atas penyelamatan Xavier dan rasa benci terhadap darah yang mengalir di tubuh suaminya. Apakah cinta sang dokter cukup kuat untuk menyembuhkan luka yang ternyata disebabkan oleh keluarganya sendiri? Dan mampukah Xavier tetap menjadi perisai bagi Ashana saat ia harus berhadapan dengan ayahnya sendiri demi kebenaran?
Siapa sangka, pertemuan yang ia kira sebuah kebetulan di tengah hujan, ternyata adalah awal dari pengabdian dan pengorbanan yang tak terbayangkan.
All Rights Reserved