Tujuh Menit Terakhir

Tujuh Menit Terakhir

  • WpView
    Reads 192
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 16, 2026
Hasya dan Haizar pernah memiliki rumah yang hangat layaknya matahari di sore hari yang ramah menerpa wajah. Sekarang, dinding mereka sedingin es yang menghembus hingga ke tulang dan sulit dihancurkan. ©yellsraine
All Rights Reserved
#305
wattsy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dewa Untuk Dara [✔]
  • Twirling
  • Sajak Ini Tentangmu
  • G E R H A N A
  • Bidadari Surga (Tamat)
  • Bukan Saktah Pertama
  • Hira
  • LABUHAN SENJA | Completed
  • Why Atha (Lengkap)
  • Secret Flower for Khanza (Completed 🌺)

Dara selalu percaya pada hukum alam tentang makna pertemuan pertama, kedua, hingga ketiga dengan orang yang sama. Ia percaya, setelah itu akan ada pertemuan berlanjut hingga tidak tahu bagaimana akhirnya. Pertemuannya dengan Dewa, Pimred tampan dan datar, namun memiliki kepribadian yang berbanding terbalik ketika diluar kantor. Lalu pertemuannya dengan laki-laki linglung dijalan rumahnya. Dara tidak pernah menyangka ia akan kembali dipersatukan takdir dengan sahabat masa kecilnya yang sudah ia anggap seperti saudara. Dunia dewasa memang penuh rahasia. Berhenti melangkah dan menyerah, maka kebenaran sulit untuk terbuka. Alur takdir memang cukup unik. Seperti labirin yang saling terhubung namun sulit ditebak. Dan Dara menemukan banyak hal diperjalanan cintanya. 2020-2021 📷 𝐅𝐎𝐋𝐋𝐎𝐖 𝐃𝐔𝐋𝐔 𝐘𝐀𝐀 𝐒𝐄𝐁𝐄𝐋𝐔𝐌 𝐁𝐀𝐂𝐀 🐻

More details
WpActionLinkContent Guidelines