Happy New Year

Happy New Year

  • WpView
    Reads 1,778
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 9, 2022
Akhirnya aku dan Mama memulai foto, tentu saja dengan gaya-gaya yang hot dan dewasa. Dan sepertinya Mama pun sudah mulai mengikuti alur permainanku dengan mulai berani memasang pose dengan wajah nakal, dan bahkan tanpa kusadari foto terakhirku dan Mama adalah ketika Mama duduk di pangkuanku, dan aku mencium leher Mama sambil kedua tanganku menangkup payudara Mama. Tangan Mama yang satu memegang pipi kananku, sedang tangan kirinya bersamaan dengan tangan kananku memegang payudaranya, dan saat itu wajah Mama pun dengan sengaja berpose nakal sambil mulut sedikit membuka terlihat seolah sedang mendesah. Jujur saat ini aku sudah tidak bisa menahan gejolak nafsuku, tembok penghalang cintaku sedikit lagi akan runtuh dan bisa ku terobos. "Vin, malam ini kamu cantik, seksi dan menggairahkan sekali" pujiku. "Iki..... Akhh" sahut Mama dengan wajah merah tersipu malu. Kulihat wajah Mama tidak memandangku, dan sedikit menunduk ke bawah. Dengan sentuhan lembut tangan kananku, kuangkat dagu Mama perlahan hingga kini aku dan Mama sudah saling berhadapan dan bertatapan mesra. Kudekatkan wajahku kearah wajah Mama, dan kulihat Mama pun mulai memejamkan matanya. Tak lama aku pun mulai memberanikan diri untuk mencium bibir basah Ibu kandungku. Kupagut bibir manisnya dengan penuh kelembutan dan cinta, Mama juga sepertinya mulai terbawa suasana yang kuberikan. Sewaktu aku mencium bibir Mama, dengan tanpa sepengetahuannya aku kembali menekan tombol Bluetooth agar kamera HP ku memfoto adegan demi adegan ciuman romantis ku dengan Mama. Dan tak lama setelah itu, akupun dengan mulai berani mengeluarkan lidahku untuk masuk ke dalam mulut Mama. Pada saat itu, tiba-tiba mata Mama terbuka membelalak, dan mulai tersadar yang sedang dilakukannya. PLAKKK!!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Changed Life

Halo, gue Reza Lingga Diputra. Biasa dipanggil Rez, anak 17 tahun yang lagi menikmati masa SMA dengan kehidupan yang, jujur aja, nggak terlalu seru. Kalau ini dijadiin cerita? Beuh, siapa juga yang mau baca? Sampai akhirnya... Ardan datang. Cowok 22 tahun itu tiba-tiba muncul dalam hidup gue, dan tanpa sadar, dia membawa kisah yang nggak pernah gue bayangkan sebelumnya. --- - Potongan Cerita - Pukul tiga pagi, kamar Jendra sunyi. Cahaya lampu tidur yang temaram menciptakan bayangan samar di dinding, sementara AC menghembuskan udara dingin yang menusuk kulit. Ardan menggeliat kecil, lalu berbalik-dan tanpa sengaja, tubuhnya bersentuhan dengan seseorang. Reza. Bocah itu, entah sadar atau tidak, memeluknya dari belakang. Lengan Reza melingkar di pinggangnya, napasnya teratur dalam lelap. Ardan sempat terdiam, bisa saja ini cuma refleks karena udara dingin. Tapi anehnya, ia tak ingin melepaskan pelukan itu. Perlahan, ia membalas. Tangannya terulur, mengacak-acak rambut Reza dengan lembut. "Dasar bocah satu ini," gumamnya pelan, senyum tipis tersungging di bibirnya. --- Mau tahu kelanjutannya? Jangan lupa vote dan lanjut baca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines