Story cover for WAITING by TheAppreciate
WAITING
  • WpView
    Membaca 608
  • WpVote
    Vote 23
  • WpPart
    Bab 7
  • WpView
    Membaca 608
  • WpVote
    Vote 23
  • WpPart
    Bab 7
Lengkap, Awal publikasi Feb 08, 2015
Hidupku bukan untuk menunggumu

Sulitku terima keputusanmu itu

Yang kini hilang  tersapu angin senja

Suliku untuk lupakanmu

Suram dan seram untuk ku ingat kembali

Mungkin harus lupakan kenangan tentagmu

Agar semua abadi oleh waktu. 

Aku berharap suatu saat nanti, jika Tuhan mempertemukan kita
dan Tuhan mengizinkan kita untuk bersama. Jika Tuhan tidak mentakdirkan kita
untuk bersama biarlah perasaan itu menjadi sebuah kenangan masa SMA kita.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan WAITING ke perpustakaan Anda dan menerima pembaruan
atau
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
Eliinaa oleh vfryfrljnvsnmtm
5 bab Lengkap
Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
Reason cover
SENA cover
Kita Sembuh Bareng? cover
Meaning Of Love (End) cover
Takkan Pernah Satu cover
Restu Tuhan cover
Another Goodbye (The Other Side 2) cover
Eliinaa cover
Ready For It? cover
WITHOUT ME [ON GOING] cover

Reason

31 bab Bersambung

Bagaimana rasanya bertahan di tengah hubungan samar antara kekasihmu dan sahabatnya? Di saat kau terluka dengan hubungan ini, kau baru menyadari bahwa kekasihmu juga terluka menahan perasaan yang tidak bisa ia ungkap pada sahabatnya. "Seandainya kau tahu, di ujung jalan sini aku masih menunggumu, meski tahu kau sudah memilih jalan yang berbeda dengan orang lain."