We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
WAITING
  • WpView
    Reads 608
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadComplete Sun, Feb 8, 2015
WpInfo
Fiction
Romance
Hidupku bukan untuk menunggumu Sulitku terima keputusanmu itu Yang kini hilang tersapu angin senja Suliku untuk lupakanmu Suram dan seram untuk ku ingat kembali Mungkin harus lupakan kenangan tentagmu Agar semua abadi oleh waktu. Aku berharap suatu saat nanti, jika Tuhan mempertemukan kita dan Tuhan mengizinkan kita untuk bersama. Jika Tuhan tidak mentakdirkan kita untuk bersama biarlah perasaan itu menjadi sebuah kenangan masa SMA kita.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ar.
  • Kita Sembuh Bareng?
  • SENA
  • Restu Tuhan
  • Till I Meet You
  • Meaning Of Love (End)
  • Pulang, Pergi dan Perasaan
  • -ᴅɪꜰꜰᴇʀᴇɴᴛ-
  • Everything Between Us (ON GOING)
  • Ready For It?
Ar.

Percakapan biasa itu menyadarkanku bahwa, untuk jatuh kau harus siap terluka. "Menurut lo, cewek sama cowok itu bisa temenan?" "Bisalah. Kenapa? Kok lo nanya gitu?" "Banyak orang bilang itu mustahil, karena salah satu atau bahkan keduanya bisa aja saling menyimpan perasaan." "Ah nggak juga." Dia menatapku dan tersenyum. "Buktinya gue sama lo, kita temenan tanpa rasa kayak gitu kan?" Jantungku mencelus. Hatiku tergelitik. Bukan, bukan karena ini lucu. Tapi menyakitkan. Mengetahui bahwa memang benar, hanya aku yang jatuh cinta sendirian. -------------------- Ar. Copyright © 2018 by make-awish

More details
WpActionLinkContent Guidelines