EUNOIA {END} ✓
Zahred Eltanin Dhaulagiri. Seorang pemuda berhati seluas samudera. Anak sulung dari tiga bersaudara. Ia tak pernah dihargai, tak pernah dicari, tak pernah diperhatikan. Namun, selalu dituntut untuk berprestasi, biarpun tak pernah diapresiasi. Dia dilimpahkan beban untuk melanjutkan bisnis keluarga dalam industri hiburan. Ia tak pernah ditanya keinginannya apa. Zahred hanya memiliki sebongkah hati yang teramat berharga. Hati kekasihnya.
Azelie Drucilla. Seorang gadis cantik, ramah, murah senyum, pendiam, pemalu. Cinta sejatinya Zahred. Gadis yang dari luar terlihat ceria. Namun, senantiasa menyembunyikan duka, dan membalut lukanya sendiri. Anak ketiga dari lima bersaudara. Anak tengah yang tak pernah dimengerti. Anak yang tak berani bercita-cita tinggi, sebab tau dirinya tak pernah jadi prioritas. Belum sempat ia bermimpi, sudah dipaksa kandas oleh kecaman ekonomi. Tak pernah ada dukungan moral, finansial dan spiritual sejak usia dini.
Dua nestapa bersatu merangkai asmara. Dua insan yang sama-sama memiliki luka, saling membalut lara dengan perban nirmala. Genggaman tangan yang bersatu, sama-sama menyembuhkan kerikil tabu. Lubang-lubang kecil bekas tertusuk paku. Telapak kaki tanpa alas, dipaksa menginjak bebatuan panas.
Tautan tangan keduanya enggan terlepas, biarpun sabetan pedang dengan lancang menebas. Langkah keduanya tetap selaras. Biar sekujur tubuh bersimbah darah. Biar punggung terkoyak terbelah.
Mereka tetap terus melangkah, menuju kompas yang sudah terarah.
Disanalah surga mereka terbangun megah.