KEBINGUNGAN

KEBINGUNGAN

  • WpView
    Reads 89
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 21, 2023
"Semua berawal dari pilihan yang tidak diharapkan." - Kapan kalian menikah? Pada umur berapa? Saat mapan dan sukses? Standar sukses & mapan menurut mu setelah mempunyai apa? Itulah yang diinginkan oleh sepasang manusia yang baru saja memasuki umur dewasa yaitu 21 tahun. Di umur mereka segitu, mereka baru memutuskan untuk kuliah S1 dikarenakan setelah lulus SMA, mereka memutuskan untuk bekerja selama beberapa tahun terlebih dahulu. Namun tak disangka, kedua manusia tersebut dijodohkan oleh kedua orang tua mereka. Bahkan mereka menggelar pernikahan saat mereka masih "Maba". - "Kita nikah karena keinginan ortu. Gua masih kaget kalo gue udah nikah saat dimana status kita masih maba." "Emang lo doang sat? Gue jg masih belum nerima kalau status gue udh jadi istri! ARRRGGHH BANGSAT!" "Mari kita jalanin hidup kita sendiri-sendiri dibelakang orang tua. Lo maupun gue bisa pacaran dan dari pihak manapun tidak boleh melarangnya. Deal?" "Deal. Siapa takut."
All Rights Reserved
#44
kating
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maura √ (Tamat - Karyakarsa)
  • ARKA
  • Ms Careless and Mr Perfect (Tamat Di KBM dan Karyakarsa)
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • KENAN [END]
  • Stres In Life
  • The Baby's Contract✓
  • Weird Wedding ✓

Maura membutuhkan uang untuk menyelesaikan kuliahnya, dimana di dalam benaknya hanya ada satu nama yang bisa membantu. Ya, Andi Pramudia, dosen sekaligus dosen pembimbingnya, pria yang masih lajang di usia yang cukup matang. "Bapak mau gak sama saya?" Andi menatap ke arah mahasiswanya yang duduk berhadapan dengannya. "Maksud kamu?" "Saya mau bapak bantu saya untuk menyelesaikan kuliah ini, dan sebagai gantinya saya siap menjadi pasangan Bapak." "Eh... Saya masih virgin Pak. Jadi Bapak tidak akan dapat bekas." Lanjutnya dengan wajah yang bersemu. "Berapa uang yang kamu butuhkan?" Maura terdiam sejenak sebelum menghitung biaya yang akan ia butuhkan sampai mencari kerja. "Kurang lebih seratus juta Pak." "Oke." Andi Pramudia langsung mengambil ponselnya dan membukanya mobile banking dimana sekian detik uang itu berpindah ke rekening Maura. "Eh Bapak langsung transfer? Aduh Pak." Bunyi notifikasi masuk membuat Maura terkejut, "Bapak serius ini?" Bukan wajah lega yang dipadatkan oleh Maura tapi ketakutan. "Jadi kamu harus siap menjadi pasangan saya, dan lagi lusa saya akan ajak kamu nikah." Ucapan yang membuat Maura terdiam membatu, membayangkan menjadi istri seorang Andi Pramudia. Ya Tuhan apakah ini akan membawanya ke lembar kehidupan yang baru dan bahagia atau sebaliknya? Tbc

More details
WpActionLinkContent Guidelines