Please, stay with me..

Please, stay with me..

  • WpView
    Reads 11,286
  • WpVote
    Votes 1,098
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 26, 2025
This story Minor! Tolak ukur kebahagiaan biasanya dilihat dari apa? Uang? Tentu itu akan menjadi jawaban paling konyol yang akan kalian dengar. Termasuk Minor, remaja itu bahkan tidak bisa menemukan kebahagiaan diantara puing-puing harta yang begitu berlimpah. Garis kebahagiaan yang semesta tulis ternyata sudah berakhir. Hidupnya kini tidak pernah jauh dari kata kehilangan, penderitaan, dan gelar si 'pembawa sial.' Minor benci, benci mendengar kata-kata menyakitkan seperti itu. Dia bahkan tidak berharap menjadi bagian, ataupun perusak kebahagiaan sebuah keluarga. Namun, lagi-lagi kehidupannya sudah diatur. Minor tidak diizinkan untuk mengeluh, yang harus dia lakukan, ialah bersyukur. Bersyukur untuk apa yang dia dapat. "Panggil Papi, ya, Minor?" "Y-ya, O--om?" "Papi!" _________ Brothership, is not romance! Cover mentahan by pinterest Edit by pisArt! No plagiat yaaaa karena cerita ini murni ditulis oleh tangan yang belum sempat digenggam Haechan!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Deberìa Redirme? (End)
  • KAIREL [END]
  • Bukan Cerita Kita
  • AMETHYST BOY
  • El and Jerganio (End)
  • Dear Aksa
  • A-Z ✔️
  • "THE KING"_(ongoing)
  • Bertumpu

"Apakah Harsa gak boleh punya rumah?" "Kenapa Harsa harus selalu sendirian?" "Nama Harsa, gak cocok buat aku yang cuma bawa bala" "Kenapa, kenapa cuma Harsa yang gak bisa negrasain bahagia. Kenapa ayah selalu mukul Harsa, kenapa Mama tega ninggalin Harsa sendiri. Sedangkan Kak Dirga dan Kak Darsa sama aja! Sama-sama gak pernah nganggap Harsa sebagai saudara. Lalu, adakah alasan untukku bertahan?" Harsa, seorang pemuda bernamakan kebahagiaan yang bahkan belum pernah dia rasakan sekalipun. Deberìa redirme? Haruskah aku menyerah? Ketika rumah bagaikan sebuah neraka. Tempat pulang sesungguhnya dihancurkan begitu saja. Aku harus kemana? Cerita tentang seorang pemuda dengan beribu derita, beribu asa akan harsanya. Start writing: 27 Oktober 2024 End: 12 Mei 2025 Gak nyangka bisa selesai please... hehehe Ini udah tamat ya guyss TAMAT Jangan nungguin lagi, mending nungguin karya baru aku aja. Tahun depan tapi heheheh

More details
WpActionLinkContent Guidelines