Unpredictable Woman

Unpredictable Woman

  • WpView
    Leituras 55
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 15
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, nov 10, 2022
WpInfo
Ficção
Romance
Tagsremaja
_Duk_ "Awss.." Shyra mendongak sambil memegang keningnya yang sakit. Shitt! Baru saja selangkah melewati gerbang kesialan sudah menghampirinya, apalagi nanti? Dan lihatlah! Siapa yang sudah menabraknya? "Telat 1 menit! Lari 3 putaran di lapangan" Ucapnya sambil berpangku tangan. "Tap.." "4 putaran!" "Rese!!" Shyra berjalan menuju lapangan dengan sumpah serapah yang tak pernah terhenti dari mulutnya. Sedangkan cowo tadi?ntahlah shyra tidak tau dan tidak mau tau siapa dan kemana dia. Setelah selesai, shyra terduduk lemas di tengah lapangan. "Sumpah ya itu cowo nyebelin banget" gerutu nya. "Minum!" Sebotol mineral terulur di hadapannya. "Thank" shyra tersenyum tipis menyambut kehangatan seseorang yang tiba-tiba duduk di sampingnya. Tanpa rasa malu gadis manis berbadan tinggi itu menjabat tangan shyra. "shreya" "shyra" "Lo abis ngapain?" Tanyanya sambil menarik shyra agar berjalan mengikutinya. "Gue abis dihukum nih" keluh nya. "Why?" "Telat" _Bugh_ "Bwahhahaaahaa" Shyra menautkan alisnya. Apalagi ini? Setelah ditabrak, dihukum, sekarang ia ditertawakan?dipukul lagi "Apaan sih lo?!" Shyra bertanya dengan nada tinggi. "Ini baru jam 07:00 kalo lo lupa, dan jam masuk itu 07:15 ppfftt.., itu artinya lo di kerjainn" Shreya memegang perutnya saking terlalu puas tertawa. kampretttt!!
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  •  ALZERA (On Going)
  • ice bear kesayangan
  • SATU DARAH
  • Friendship In Love
  • tentang sebuah rasa
  • RanZyan [bl lokal]
  • Sentuhan (ZHANYI//ONESHOOT)
  • My Friend Is My Strength
  • senior Dingin Itu Suamiku

"Hey!!! Kamu si anak baru!! Sini !" Panggil salah satu pemain basket sekaligus ketua tim "Maaf kak, aku masih belajar" Hanya itu yang dapat ku sampaikan " Ganti aja deh, kamu gak layak jadi pemandu sorak tim basket kami" jawabnya dengan lantang sambil bergerak menuju pintu koridor ujung " Huffffffffff, ngeselin banget tu orang" sambil mengacak acak rambut . . "jangan bawa barang yang berat begini" sambil mengambil alih papan-papan itu "makasih kak" jawabku "tanganmu gapapakan ??" " nggak , nggak apa apa kok kak" ujarku agar dia tidak panik "ya udah aku bawa ini dulu ke lapangan" Diapun melangkah pergi menuju lapangan, goresan senyumku seketika muncul di ujung bibir mungilku. . . "Brakk !!" Tamparan melesat ke pipiku " Maaffin akuuu! tapi yang kamu lihat salah, aku bisa jelasin" jawabku terbatah-batah sambil menahan air mataku yang ingin keluar " Loh itu cewek murahan" pukulan tangannya hampir sekali lagi mengenai ke wajahku , tapi dihalang oleh si dingin. " APaa urusan lohh !! Loh gak berhak ya ikut campur masalah kami" Bentaknya sambil tersenyum sinis ia berkata " Cowok kok gampar cewek !? yakin situ cowok HAH !!??" Kalimat itu membuatnya geram dan pergi meninggalkan kami. . . Haiiii teman-teman jadi ini karya pertamaku dan asli hasil karanganku sendiri hehehehe ☺ Minta supportnya ya teman- teman dengan bantu vote di setiap chapter dan komen biar bisa jadi bahan referensi 🌈🙏 ••• Rank- rank yang pernah di capai dapat dilihat di bab "update rank" ☺️ Selamat membaca, Enjoyyy !✨ (Rabu, Sabtu 💕) <3 hysunshinee

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo