Unpredictable Woman

Unpredictable Woman

  • WpView
    LECTURAS 54
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 15
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, nov 10, 2022
_Duk_ "Awss.." Shyra mendongak sambil memegang keningnya yang sakit. Shitt! Baru saja selangkah melewati gerbang kesialan sudah menghampirinya, apalagi nanti? Dan lihatlah! Siapa yang sudah menabraknya? "Telat 1 menit! Lari 3 putaran di lapangan" Ucapnya sambil berpangku tangan. "Tap.." "4 putaran!" "Rese!!" Shyra berjalan menuju lapangan dengan sumpah serapah yang tak pernah terhenti dari mulutnya. Sedangkan cowo tadi?ntahlah shyra tidak tau dan tidak mau tau siapa dan kemana dia. Setelah selesai, shyra terduduk lemas di tengah lapangan. "Sumpah ya itu cowo nyebelin banget" gerutu nya. "Minum!" Sebotol mineral terulur di hadapannya. "Thank" shyra tersenyum tipis menyambut kehangatan seseorang yang tiba-tiba duduk di sampingnya. Tanpa rasa malu gadis manis berbadan tinggi itu menjabat tangan shyra. "shreya" "shyra" "Lo abis ngapain?" Tanyanya sambil menarik shyra agar berjalan mengikutinya. "Gue abis dihukum nih" keluh nya. "Why?" "Telat" _Bugh_ "Bwahhahaaahaa" Shyra menautkan alisnya. Apalagi ini? Setelah ditabrak, dihukum, sekarang ia ditertawakan?dipukul lagi "Apaan sih lo?!" Shyra bertanya dengan nada tinggi. "Ini baru jam 07:00 kalo lo lupa, dan jam masuk itu 07:15 ppfftt.., itu artinya lo di kerjainn" Shreya memegang perutnya saking terlalu puas tertawa. kampretttt!!
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • I'm Hurt (Sehun - Jieun) (✔)
  • senior Dingin Itu Suamiku
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • ADHIARJA
  • Where's Home
  • Friendship In Love
  • My Friend Is My Strength
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • LOVE STORY QIANARRA
  • Sentuhan (ZHANYI//ONESHOOT)

"KAKAK.." teriak seorang gadis mungil yang umurnya kira kira 20 tahun, dia berteriak sambil nangis terisak dengan rambutnya yang berantakan dan wajah cantiknya yang kini menjadi pucat, ia berlari kecil dan langsung menghambur memeluk kakaknya. "hey Jieun, kamu kenapa? Kenapa kamu berantakan seperti ini? Dan... dan kenapa semalem kamu tidak pulang?" tanya sang kakak bertubi bertubi dengan emosi yang memuncak. "nah Hun, ini kesempatan lo.. lihat tuh dia udah tidur, ayo lo mau bales dendamkan sama dia.." suruh Soo Young saat melihat Jieun sudah tertidur dengan tangannya menyanggah kepalanya yang berada dimeja itu. "tapi Soo Young, kalo ntar dia hamil gimana.. gue mah ogah tanggung jawab" ragu pemuda yang dipanggil Sehun itu. "Lo gimana sih, lo bilang mau bales dendam, ya kalo mau buat dia kapok ya begini caranya" marah Jong In kekasih kezia. Dengan cepat Sehun membopong tubuh Jieun menuju mobil ferari kuning miliknya dan segera meluncur kerumahnya yang sangat besar dan hanya ditinggali dia, kakaknya dan pembantunya, tanpa banyak basa basi Sehun langsung membawa Jieun kekamarnya dan segera membaringkan Jieun. "Lo cantik Ji, gue masih gak terima sama kejadian 4 bulan yang lalu, kenapa dengan cepat lo mutusin gue Cuma karena hal sepele kayak gitu.. lo akan menyesal Ji" gumam Sehun membelai pipi Jieun dan mencium bibirnya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido