Dari Hanna

Dari Hanna

  • WpView
    Reads 964
  • WpVote
    Votes 552
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 27, 2025
"Aku ingin pulang." Hidup Hanna bukan hidup yang semua perempuan mau ada di sana. Bagi Hanna, peperangan paling sulit adalah melawan rasa trauma pada diri sendiri. Tidak semua anak mempunyai rumah yang berwarna, dan tidak semua anak beruntung dengan seseorang yang sudah dianggap rumah. Semua orang tidak akan paham, karena mereka belum merasakan. Pelecehan dan kekerasan yang ia dapat, membuat Hanna melanjutkan hidup berdampingan dengan rasa trauma selama hidupnya. Hanna merasa kotor, bodoh, serta tidak berharga sebagai manusia. #1 IN TITIK KOMA (28/01/2023) #2 IN TITIK KOMA (06/11/2022)
All Rights Reserved
#21
titikkoma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ADRESTIA (ON GOING)
  • attention | 00 line
  • Himalaya And The Broken Band [Tamat]
  • Choice ( SELESAI)
  • Kau Rumahku
  • US AND LAKE COMO ITALY [ON GOING]
  • BUTTERFLY PHILOSOPHY
  •  Jauh dari Hangat
  • 𝐀𝐁𝐑𝐄𝐀𝐊𝐒𝐈
  • DENGARKAN ZAFRAN SEBENTAR ✔️

"Aku tidak sama seperti mereka, aku hanya anak perempuan yang polos tidak mengerti kekejaman dunia ini. Tapi, para bedebah itu suka melihat sisi lemah dan latar belakangku yang buruk, sehingga mereka dengan sesuka hati melakukan apapun padaku." Bullying. Cercaan. Perusakan moral secara brutal sudah menjadi santapan rutin yang harus ditelan oleh Cemara Andita Nathalia. Naif nya, orang-orang percaya dibalik nama tersebut pasti diambil dari kehidupan keluarga yang harmonis. Faktanya cuma ilusi. Yang sesungguhnya fondasi utama dari keluarga itu sendiri adalah kehancuran bukan cinta. "Tubuhku sakit karena setiap hari menerima pukulan... Apakah air mata ini nggak cukup bagimu, Ayah?!" "Bunuh saja aku, Ayah! Penggal kepala anak terkutuk ini dengan tangan sucimu itu!" "Jika Ayah beranggapan membela anak sepertiku adalah kesalahan besar-aku berserah. Aku rela dihukum dan diasingkan seumur hidup." Dan penyesalan mutlak dari seorang ayah yang terlanjur bengis. Masihkah gelar 'Ayah' pantas disandangnya setelah merobek fisik dan mental anaknya? "Meskipun dunia tidak mengizinkan keberadaanmu, ketahuilah, Ayah tetap ingin memilikimu seutuhnya. Ayah minta maaf... Ayah menyesal karena merusak fisik dan mentalmu." "Maaf?" ⚠️TYPO BERTEBARAN😭🙏🏻⚠️ ⚠️ MENGANDUNG UNSUR KEKERASAN, TUNASILA, BLOOD DAN UMPATAN⚠️ AMBIL SISI POSITIFNYA SAJA ⚠️ #2-stronggirl(260126) #2-gore(131125) #2-mentalhealth(140326) #1-melankolis(280925) #1-kekerasan(171125) #2-bully(260925) #11-penyakit(261225) #1-daddyissues(300126) #1-badparenting(300126) #1-bpd(010226) #4-rekomendasi(160326) #1-ptsd(190426)

More details
WpActionLinkContent Guidelines