Without Words

Without Words

  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 4, 2022
Athana, gadis yang sudah menghabiskan 8 tahun hidup terpisah dengan keluarganya. Dia bekerja keras untuk menghidupi dirinya sejak lulus SMP. Menjaga minimarket, pengantar koran, pelayan cafe, penyebar selebaran bahkan supir pengganti. Sifatnya blak-blakan, materialistis, keras dan sesekali dia menghajar seseorang yang membuat dia marah. Di tengah susahnya mencari uang, beberapa hari ini nyonya pemilik apartemen menagih uang sewa tanpa henti. Akhirnya Athana menambah list kerja sambilannya di malam tahun baru. Dan gara-gara itu, secara tidak sengaja dia mengawali tahun baru dengan cukup meriah. Ceritanya cukup panjang namun intinya, Athala menghajar segerombolan mahasiswa, memecahkan beberapa gelas dan merusak pintu masuk sebuah cafe dalam hitungan menit. Mantap... Jangankan membayar sewa apartemen, dia sudah pasti akan dituntut ganti rugi dan dibawa ke kantor polisi tanpa perlawanan. Akan tetapi, datang dua lelaki asing yang membayar semua ganti rugi dan menawari Athana uang, tempat tinggal dan suami. Iya kalian tidak salah baca. Suami... Mereka ingin Athana menikah dengan orang yang mereka sebut "tuan muda". Gila kan? Terlepas dari bagaimana wujud bos mereka, Athana lebih penasaran orang seperti apa yang akan menawari menikah setelah dia melihatnya mengacaukan cafe kurang dari 15 menit.
All Rights Reserved
#2
tanpakata
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bangun Cinta Satu Atap
  • MINE (SELESAI)
  • Martanita [END]
  • Being A Stupid Stepmother [END]
  • [BL] Sudden Omega
  • Menikahi Sahabat Ibuku
  • The Kai Story
  • °メDipaksa Kawinメ° [SELESAI]~
  • NAIK PELAMINAN [TAMAT LENGKAP]

Hai aku Sabila Anindita dan ini suamiku Lianda Sanjaya. Kita adalah pasangan yang baru menikah. Dari banyak cerita yang aku baca, menikah itu rasanya nano-nano, kadang pagi hari ketawa riang, eh sorenya udah nangis bombai. Dan itu kejadian di rumah tanggaku. "Mas, kan aku udah bilang ambil bajunya satu-satu biar ngga berantakan" "Mas, aku kan pesennya mie Gacoan level 2, kenapa ini jadi level 3 sih?" "Sayaaaaang, kamu liat jam tangan mas ngga?" "Sayang, kan mas udah bilang kamu itu ngga gendut loh, tetep cantik" Ada saja hal-hal yang buat teriak setiap hari. Sebagai pasangan muda tanpa pengalaman, kami mencoba hidup mandiri dan membangun cinta di satu atap yang sama. Ayo ikuti kisah kami dalam lika liku rumah tangga "Bangun Cinta Satu Atap". Cerita ini hanya fiksi segala hal terkait isi didalamnya hanya bagian cerita yang dituangkan dalam sebuah karya. Selamat Membaca 💋

More details
WpActionLinkContent Guidelines