We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Setelah Wisuda

Setelah Wisuda

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 18, 2022
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Gimana perasaan kalian setelah resmi menyelesaikan pendidikan ? Nah, untuk ekpektasi orang tua yang pengen kalian kerja setelah wisuda apa sudah bisa kalian capai ? Aku yakin tidak semua bernasib untung. Tapi, apa kita bisa mendapat pekerjaan yang layak untuk hidup kedepannya ?
All Rights Reserved
#947
wattpad
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rekonsiliasi Hati ✔
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • Stay Alive [TAMAT]
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Dreamers [on-going + revisi]
  • Ku ingin keluarga yang sempurna
  • SEKAR JAGAD
  • Behind The Smile (TERBIT)
  • Mutualism Symbiosis[Hiatus]
  • HOPE (revisi)

||COMPLETE|| re·kon·si·li·a·si - rékonsiliasi - n - perbuatan memulihkan hubungan persahabatan pada keadaan semula; perbuatan menyelesaikan perbedaan. *** Hidup di tengah masyarakat yang masih kental akan budaya patriaki memang bikin emosi. Sebagai perempuan selalu dituntut untuk bisa segala hal yang seharusnya bukanlah sebuah kewajiban. Belum lagi stigma yang ada di masyarakat yang makin hari makin gak ada akhlak. Tertekan sudah menjadi bagian dalam menjalani masa depan. Tekanan di tempat kerja juga menjadi salah satu penyebab kegilaan ini. Antara tugas dan jam kerja yang gilanya gak masuk akal, tapi gaji yang diberikan tak seberapa. Ini tuh kerja atau perbudakan dengan gaya, bikin capek aja. Mana ada ekspetasi dari orang tua yang makin bikin runyam kepala, astaga begini sekali hidup di tengah cekikan masyarakat. Ini kalau gagal ditengah jalan mau jadi apa coba, mereka terlalu menaruh ekspetasi tinggi padanya. Siap-siap sudah dinikahkan paksa buat menanggung malu akan kegagalan. Padahal nikah juga bukan solusi, malah makin menambah beban masalah hidup. Gini nih kalau jadi anak perempuan, kalau berhasil kagak dipuji tapi kalau gagal siap-siap dijodohin. - Judistia Savrinadeya -

More details
WpActionLinkContent Guidelines