Langit Abu-Abu [Kumpulan Cerpen]

Langit Abu-Abu [Kumpulan Cerpen]

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 27, 2022
"Buka matamu dan pandanglah dengan sendu dunia kita yang telah tertutup kabut dan abu, warna-warna pudar dan senyum-senyum palsu. Mari kita lihat ada berapa banyak cerita yang bisa kita dapat dari wajah-wajah yang menunduk lesu disekelilingmu." Kumpulan cerpen tentang dunia dan orang-orangnya. Berisi pemikiran yang mungkin pernah masuk ke kepala indahmu saat kau tengah melamun atau tak bisa tidur pukul 3 pagi. Ditulis oleh penulis amatir bertangan getir bernama Sabia.
All Rights Reserved
#22
sosiologi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Once Upon A Time
  • CERPEN
  • NOESIS [END]
  • Saat Malam Menyapa
  • Kumpulan Cerpen (Sudah Terbit)
  • Misteri KKN Di Desa Penari
  • YOU ARE MINE
  • Putaverunt
  • Creepypasta (horror)

"Ada cerita-cerita yang tidak seharusnya ditemukan. Cerita yang, sekali Anda baca, akan mengubah cara Anda memandang dunia-selamanya." Di sebuah sudut tersembunyi perpustakaan kuno, tersimpan sebuah manuskrip bernama "Once Upon A Time." Mereka yang telah membacanya melaporkan pengalaman aneh: mimpi-mimpi tentang kota dengan ingatan kolektif, waktu yang bisa dijual di lelang, dan musik yang dapat mengubah fabrik realitas. Empat puluh lebih portal ke dunia-dunia yang tidak pernah ada-namun terasa lebih nyata dari kenyataan itu sendiri. Kami memperingatkan Anda: halaman-halaman ini mengandung ide-ide berbahaya. Pikiran-pikiran yang, seperti parasit, akan tinggal di benak Anda jauh setelah buku ini ditutup. Dari pasar yang menjual moralitas manusia hingga apotek yang menawarkan emosi dalam bentuk pil. Dari algoritma yang memprogramkan kebahagiaan hingga hutan tempat trauma mengambil wujud nyata. Setiap cerita adalah pintu yang terbuka ke dimensi di mana pertanyaan-pertanyaan tergelap tentang kemanusiaan diajukan tanpa belas kasihan. Kisah ini bukan untuk mereka yang mencari pelarian ringan. Ini untuk para pencari kebenaran yang berani menatap ke dalam jurang-dan menemukan jurang itu balas menatap. Berani membuka halamannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines