Broken but Strong

Broken but Strong

  • WpView
    Reads 206
  • WpVote
    Votes 55
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 17, 2022
Menceritakan tentang dua orang gadis yang mencari arti sebuah rumah. "Lu pernah gak sih, Sa, ngerasain rumah yang bener-bener jadi tempat pulang?" "Enggak, gue gak tahu apa itu rumah, jangankan keluarga, percintaan gue aja kacau." Lia mengangguk mengiyakan ucapan Risa. "Ternyata benar ya, anak broken home gak bakal dapat cinta yang tulus." °°°°° "Risa, maafin gue belum bisa jadi tempat untuk lu pulang." "Gak papa, Sa. Santai aja, gue udah terbiasa." Risa pergi meninggalkan Aksa. °°°°° "Bisa gak sih gue sama Lia ngerasain kebahagian dari keluarga atau cinta? Kita juga mau ngerasain bahagia." Baca aja daripada penasaran, semoga sukaa
All Rights Reserved
#1
strickparent
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • Deberìa Redirme? (End)
  • I'M TALISA || END
  • Home?
  • Langit untuk Asa
  • Tikungunya
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
  • Kesedihan [SELESAI]
  • RIRI NATARI [END]

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines