pernikahan Rahasia

pernikahan Rahasia

  • WpView
    LECTURAS 1,388
  • WpVote
    Votos 80
  • WpPart
    Partes 14
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, nov 10, 2022
WpInfo
Ficción
Romance
Bagaimana rasanya ketika kamu tahu bahwa kamu akan pindah kesekolah dikota?? Dan ditambah lagi kamu akan dijodohkan oleh orang tua kamu dengan anak sahabat ayah kamu?? Itulah yang dirasakan syakira saat ini. *** Jadi gimana? Apa kita sepakat menjalankan perjanjian itu? " tanya jefri kepada dipta. " Ya silahkan , lebih cepat kan lebih baik buat keduanya " " Hahaha benar sekali , gak sabar deh aku dapat menantu cantik " tawa jefri. Menantu? Batin Syakira terkejut. " Jadi gini , kalian kan sudah saling mengenal maka hari ini kami akan memberitahukan berita bahagia " ucap bunga. " Kalian akan bertunangan nanti malam " Syakira dan erlangga pun melotot dan saling pandang , lalu mereka bersama sama berdiri menentang pertunangan itu. " ngak engak , apaan ini main tunangan tunangan aja , erlang gak mau. Erlang masih sekolah enak aja " tolak erlangga mentah mentah. " yah.. Bun ini kenapa main tunangan tunangan aja , syakira gak kenal sama tu cowo. Apa jangan jangan ini asalan kenapa ayah dan bunda ngajak syakira pindah sekolah karena ini? Syakira gak mau tunangan sama cowo aneh kaya dia " ucap syakira dengan kesal. " Heh siapa yang lo bilang aneh? " teriak erlangga. " Ya kamu , jadi siapa lagi? Masa setan " jawab syakira dengan tatapan tajam. " Maa.. Paa , erlang gak mau tau pokoknya batalin ini semua!! Kalian becanda kan , gak serius? " " ngak mungkin dong Erlang nikah sama dia. Erlang mau nikah sama cewe pilihan Erlang bukan kalian!! " " Gak ada tawar menawar , ini bukan jualan yang bisa ditawar. Kami gak butuh pendapat kalian , keputusan kami sudah bulat. Kalian akan bertunangan besok malam , lalu syakira akan om daftar kan disekolah yang sama dengan erlangga. Setelah bertunangan , dua hari kemudian kalian akad. Soal resepsi pernikahan itu nanti setelah kalian tamat " jelas jefri. " Agrhh!! " erlangga pun meninggalkan ruangan itu dan menuju taman belakang rumah. " ERLANGGA MAU KEMANA KAMU?? " Teriak bunga.
Todos los derechos reservados
#121
perjanjian
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • (LENGKAP | SELESAI REVISI) Hello... Dudaku... (Sequel Off M.Gant)
  • Arkanza (End)
  • ERLAN PANDU WINATA
  • syanin
  • ELDRA
  • Menikahi Sahabat Ibuku
  • Sacrifice Of Love (Evan END) SUDAH TERBIT
  • ARGA
  • Rasya
  • Biru Aldaren [TERBIT]

(SELESAI REVISI, SEDIKIT BERUBAH CERITA ALURNYA. CERITA SUDAH SELESAI DAN LENGKAP. HANYA DI POST DI WATTPAD) ❗❗❗ Cerita ini membuat diabetes. Dan ini cerita ringan. Author membuatnya karena ingin cerita yang manis ❗❗❗ --- "Kalau begitu, Anda bisa bantu saya," kata Arjuna, suaranya tenang namun penuh tekanan. "Apa?" tanya Yena pelan. "Anda... jadi istri saya." "Hah?" Yena nyaris berbisik. Jantungnya berdetak cepat, kepalanya terasa pening. Apa dia tidak salah dengar? Seorang Arjuna, duda beranak satu, adik angkat dari sahabat ayahnya-Reyvan dan Rezka-serta om angkat dari pacarnya sendiri, Alvano, meminta dirinya menikah? Gila. Pria ini sudah gila. Yena ingin tertawa, tapi tenggorokannya kering. Anak Arjuna bahkan hampir sebaya dengannya. Dan yang lebih parah, dia sudah punya pacar-Alvano. Dia mengumpat dalam hati. Seandainya saja hari itu dia tidak membuka pintu ruang dosen secara sembrono dan melihat dosennya itu dalam kondisi-sial-telanjang bulat, mungkin dia tidak akan berada dalam situasi ini. Terjebak. Arjuna semakin mendekat, mengikis jarak di antara mereka. "Bagaimana, Bu Yena?" suara Arjuna terdengar tenang, tapi ada sesuatu yang mengintimidasi di baliknya. "Apakah Anda bersedia membantu saya? Atau..." Dia menggantungkan kalimatnya, matanya menatap tajam. "Saya tidak akan membiarkan Anda keluar." Yena menggigit bibir. "Itu kan salah Anda sendiri," ucapnya, suaranya sedikit parau. "Anda yang tidak mengunci pintu kalau Anda mau... seperti itu." Wajah Arjuna tetap datar, tapi ada sesuatu di dalam matanya yang sulit Yena pahami. Pria itu semakin mendekat. Jarak mereka nyaris tidak ada. Tangan Arjuna terangkat, jari-jarinya yang besar meraih dagu Yena dengan lembut namun kuat, memaksanya menatap pria itu. "Kalau Anda tidak mau," bisik Arjuna, "mulai saat ini hidup Anda akan berbeda, Bu Yena." Yena menelan ludah. "Apa maksud Pak Juna?" tanyanya, suaranya sedikit bergetar. Arjuna tersenyum. Senyum yang membuat Yena... menahan napa

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido