K E N Z O || on going

K E N Z O || on going

  • WpView
    Leituras 5,923
  • WpVote
    Votos 445
  • WpPart
    Capítulos 5
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, fev 3, 2026
WpInfo
Ficção
Romance
Bad Boy
Kenzo Alvaro adalah pembalap bad boy yang hidup tanpa aturan-tampan, dingin, dan anti romantis. Baginya, cinta hanya gangguan yang bisa membuat tangan gemetar di atas gas motor. Satu-satunya hal yang ia kejar hanyalah kemenangan di lintasan. Segalanya berubah ketika ia bertemu Serena Azalea, gadis sederhana yang tanpa sengaja masuk ke dunianya. Serena berbeda dari siapa pun: tidak silau dengan nama besar Kenzo, justru berani menentangnya. Perlahan, sikap itu membuat Kenzo penasaran hingga tanpa ia sadari berubah menjadi perasaan. Masalahnya, Serena adalah adik dari Serdaya Arvin, rival utama Kenzo di sirkuit. Persaingan mereka bukan sekadar soal balapan, tapi juga konflik lama. Di masa lalu, Arvin terlibat konflik hutang dengan Kenzo serta salah paham yang berujung pada kebencian bertahun-tahun. Karena itu Arvin melarang keras Serena dekat dengan Kenzo. Di matanya, Kenzo bukan hanya lawan di lintasan tapi ancaman bagi adiknya. Di tengah deru mesin dan panasnya persaingan, Kenzo harus berhadapan dengan dua pertarungan: mengalahkan Arvin di arena balap, dan meyakinkan bahwa cintanya pada Serena bukan sekadar permainan bad boy. Namun ketika kebenaran masa lalu mulai terkuak, Kenzo sadar mencintai Serena mungkin jauh lebih berbahaya daripada balapan mana pun.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Prahara Lamaran [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Salah Status [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Kembang Desa
  • Nakula

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo