Sekala Anindita

Sekala Anindita

  • WpView
    Reads 356
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 4, 2022
"Nin aku cuma orang miskin yang enggak tau diri berharap cinta dari seorang putri seperti kamu." Dua puluh empat tahun hidup Sekala rumi jungkir balik seketika saat ia yang hanya karyawan biasa malah terlibat asmara dengan sang manager, putri dari pemilik perusahaan raksasa tempatnya bekerja. ini bukan hanya tentang sekala dan Anindita saja, tetapi hubungan terlarang keduanya, yang tersembunyi di balik pertunangan Anindita dengan mahesa adijaya. Meski hanya dijadikan seorang simpanan oleh Anindita, yang sama sekali tidak menyetujui rencana perjodohan dari orangtuanya. Sekala tetap bahagia merajut kasih bersama anindita, hingga suatu hari hubungan keduanya terkuak. Sekala terpaksa di pecat, dan Anindita terkurung oleh ancaman sang Papa. Anindita frustasi hebat, tidak ingin bicara dengan siapapun, bahkan ia nekat kabur dari rumah. Mampukah keduanya bersama selamanya, disaat takdir mereka tak sepaham?. Pict cover cr : pinterest
All Rights Reserved
#54
stronggirl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 - Sehun x Yoona ✔️
  • Big Love
  • SETTLE || JeongKook
  • A Symbiotic
  • Behind Our Eyes
  • Bukan Sekedar Kagum
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • MAISON; My Boss, My Husband ✓ [Banginho]
  • SWEET CHAOS: DARI PACARAN SAMPAI PELAMINAN
  • Rocinante'

‼️F I K S I‼️ 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 (adj) : tak tergantikan 🍀🍀🍀🍀🍀 "Buat Kakak," ucap seorang wanita muda mengeluarkan sebuah amplop putih yang tercantum nama sebuah rumah sakit. "Buat aku? Rumah sakit? Kamu sakit?" tanyanya yang dibalas gelengan kepala oleh sang kekasih. Angkasa mengernyitkan keningnya, tangannya meraih amplop tersebut dan membukanya. Seketika wajahnya berubah pias seolah darah direnggut paksa dari wajahnya hingga membuat pucat sempurna seiring iris kembar legamnya menelusuri deretan kata yang tertera diatas kertas putih tersebut. "Aku hamil, Kak. Kata dokter anak kembar dan umurnya sudah 3 minggu." Seiring kalimat itu terucap, nadanya merendah hampir tak terdengar kalau Angkasa tidak memberi fokus padanya. "Gimana bisa? Senja, kita baru ngelakuin itu sekali. Enggak mungkin langsung jadi. Senja, bilang sama aku. Ini bukan anak aku kan?!" "Bukan anak kamu? Kakak nuduh aku ngelakuin itu sama orang lain, iya?" "Gak mungkin. Keluargaku gak punya keturunan kembar. Gak mungkin itu anak aku, Senja! Bilang sama aku, siapa yang udah menghamili kamu?" Setetes air terjun bebas dari pelupuk mata. Hatinya terluka begitu dalam sebab kalimat yang terucap bagaikan belati yang menyayat setiap lapisan hatinya. Senja sama sekali tidak pernah menyangka jika kalimat itu terucap dari bibir pria yang kerap kali menyatakan besarnya cinta yang dimiliki untuknya. Lantas apa sekarang? Dimana rasa cinta yang selalu digaungkan di telinganya itu? Bahkan Senja mendadak kehabisan kata. Senja seperti tak mengenal sosok didepannya. Asing. "Gugurin. Kalau kamu masih cinta sama aku, gugurin. Aku bakalan tetap menerima kamu asal kamu gugurin kandungan kamu." Kalimat terakhir yang Senja dengar sebelum kaki jenjangnya membawa tubuhnya melangkah pergi dari hadapan pria yang dicintainya itu tanpa ada niatan menoleh sedikitpun ke belakang meninggalkan Angkasa yang masih diam seribu bahasa tanpa berniat mengejarnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines