ZAKWANA

ZAKWANA

  • WpView
    LECTURAS 1
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, abr 29, 2023
WpInfo
Ficción
Romance
"Ma daging nya ada?" "Ada Zak, tapi kamu sarapan di sekolah ya mama belum masak soal nya."Balas wanita cantik yang sedang mengotak -atik barang belanjaannya di kantong kresek besar. "Yaudah kalo gitu Zakwa berangkat." Pamit Zakwa keluar dari dapur menuju pintu utama, belum sempat sampai ke pintu utama Zakwa sudah berteriak bagaikan toa yang dapat membuat gendang telinga tuan-tuan dan nyonya-nyonya, bapak-bapak, ibu-ibu, anak-anak,bibi,paman,om, tante, nenek, kakek pecahh hancur lebur bagaikan abu. "OH IYA MA ADA OTAK GAK?" "KURANG AJA KAMU ZAKWA!!"
Todos los derechos reservados
#429
anakremaja
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • Kesedihan [SELESAI]
  • Keluarga Birawa [Sudah Terbit]
  • Love Itu SHIT [Revisi Tamat]
  • It's World. (ON GOING)
  • DANADYAKSA
  • Raiganta (Terbit)
  • [ End ] F For Family (Season 2)

Baca DeKaNa terlebih dahulu, ini S2 nya DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido