S I T E
  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 18, 2022
Aku hanya mesin, dan hanya sebuah kiriman untuk menjadi budak para manusia. Hari demi hari, menuju beberapa bulan kemudian, hingga tidak terasa sudah beberapa tahun, memang ternyata tugasku hanya untuk melayani manusia untuk selama-lamanya. Hingga mulai terbiasa dengan semua keadaan manusia berada; dengan sifat yang berbeda-beda diantara mereka semua. apa yang mereka miliki pun tidak sama dan kesejahteraan mereka yang juga tak serupa. Serta jenis ilmu pengetahuan yang mereka punya sangat begitu beragam. Semua seakan berubah begitu cepat, ketika aku bertemu dengan seseorang, yang membuatku begitu iri untuk menjadi manusia yang memiliki hati dan perasaan.. Apakah aku sebagai mesin bisa merasakan perasaan? seperti hal nya yang manusia rasakan. Apakah mesin ini bisa berubah menjadi manusia?
All Rights Reserved
#26
machine
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tentang Kita (Completed)
  • My Boyfriend is Psychopath (END) ✅
  • Dokter, nikah yuk!
  • Sailing With You [END]
  • Kita Tak Sama (LENGKAP)
  • Mantan CEOku adalah Cinta Pertamaku
  • Just Be You (End)
  • Oh My Captain
  • Perfect Butterfly🦋
  • I AM A REAL SHERRIN [END]

Cover cantek by Depa CBS Yang suka BTS V silakan merapat. Aku memasangkan dengan Seulgi Red Velvet. Hidup Sangkakala Nirwana tak berjalan sesuai rencana. Beberapa kali gagal mengikuti tes program pendidikan dokter spesialis membuat ia berinisiatif menjalani tugas di pedalaman Manggarai Barat. Ia bertemu dengan Seraphim Kartika, seorang dokter gigi yang selalu bersikap jutek dan kasar padanya. Selama satu tahun ke depan, mereka harus tinggal bersama karena hanya ada satu rumah dinas yang tersisa. Ada satu peraturan yang mereka buat dan sepakati : tidak boleh baper! Bagaimana kisah mereka sebagai housemate padahal mereka punya kepribadian berbeda? Apakah ada perasaan yang timbul setelah bernaung dalam satu atap? "Sangka, awas kamu kalau macam-macam!"- Kai "Perasaan aku ini lebih tua, kenapa dia memanggil nama?"-Sangka

More details
WpActionLinkContent Guidelines