Abu mengejar Jingga

Abu mengejar Jingga

  • WpView
    Reads 111
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 18, 2023
WpInfo
Fanfic
Aku ga pandai membuat deskripsi, intinya ini cerita tentang sebagian pengalaman berkesan dariku yang di karang sedemikian rupa aja ko. Oh ya tentang Jingga, dia itu ibarat sinar senja yang apik dan indah lalu Abu, ibarat awan mendung yang jika muncul akan menenggelamkan sinar senja yang terpancar. Begitu seterusnya mereka saling berusaha menggenggam tetapi tak di izinkan semesta untuk menjadi apa yang di ingin. 🌻💐🌷🌹🌺. Jangan luap vote ya, ga juga gapapa sih... Hak kamu-! Tapi ayo dong di vote, kalo ga nge vote nanti pantatnya kelap kelip emang mau? _____________ Selamat membaca zhayang-! Silahkan di tambahkan ke Library 。⁠•̀⁠ᴗ⁠- Jangan lupa vote, terimakasih-!!! _____________
All Rights Reserved
#39
beginner
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja dan Jingga
  • HUJAN KALA ITU
  • Diary [COMPLETED]
  • Aku, Kamu dan Hujan
  • Seindah Senja
  • Ikhwan [SELESAI]
  • SARAY(U) [Completed]
  • Still You [END]
  • SAH! [SUDAH DITERBITKAN]

Senja itu indah, bukan? Dia terlihat menenangkan, damai, namun apa yg kita tahu lebih dari itu? Mungkin saja dia menyimpan emosi, dan kesedihan di dalamnya? Dan jingga, dia tak akan lepas dari senja. Senja dan Jingga yang ditakdirkan harus tetap bersama, saling melengkapi oleh semesta. Tanpa jingga, tidak akan ada yang namanya senja, dan tanpa senja, jingga pun tidak bermakna. Mereka akan sempurna saat bersama. Namun, ini bukanlah tentang senja berwarna jingga yang berada di atas langit sana--mereka hanyalah seorang kakak-adik yang saling melengkapi. Tentang Jingga--sang kakak yang harus menjadi tulang punggung keluarga, jadi ayah serta ibu untuk adiknya, dan harus tetap kuat disaat jiwa dan raganya sudah lelah. Semua itu hanya demi satu orang--adiknya. Senja. Senja terlahir tidak normal seperti anak-anak lainnya. Dia memiliki gangguan spektrum autisme hingga seringkali Jingga merasa cemas saat harus meninggalkan sang adik. Tak ada kerabat yang peduli, bahkan ayahnya pun lepas tangan, ia jarang sekali pulang. Kalaupun ia pulang, hanya untuk menuntut uang pada Jingga--untuk berjudi dan mabuk-mabukan. Di tengah kerasnya kehidupan Di tengah kejamnya dunia Akankah Jingga menemukan cahaya bersama Senja? Ataukah Jingga dan Senja akan tenggelam, hilang ditelan langit yang gelap?

More details
WpActionLinkContent Guidelines