Dia Doaku

Dia Doaku

  • WpView
    Membaca 157,625
  • WpVote
    Vote 3,654
  • WpPart
    Bab 51
WpMetadataReadLengkap Min, Feb 25, 2024
Mutiara Annisa Mukarromah, cewek bar bar yang merubah dirinya setelah jatuh cinta pada sosok Gus yang begitu Alim, dia bernama Muhammad Alfian Maulana. belum pernah jatuh cinta, namun sekali jatuh cinta, cintanya sungguh-sungguh. Tak henti-hentinya Mutiara berdoa, menyebut nama Alfian, sosok yang sangat ia kagumi. Namun apa jadinya jika Mutiara mendengar kalau ternyata lelaki pujaan hatinya sudah di jodohkan oleh kedua orang tuanya. Yuk baca! Cerita murni hasil haluan author, semoga suka terhadap apa yang author tulis, jika ada kekurangan dan kelebihan author minta maaf, karena author hanyalah manusia biasa yang bertekat menulis hasil imajinasi sehari-hari di aplikasi wattpad ini. Dibiasakan Follow, Vote dan Komen untuk menghargai suatu karya. Dibuat untuk dinikmati para pembaca, bukan untuk diberikan kepada kang duplikat. Salam manis Mbak Orenji #1 in mengikhlaskan (11-02-2023) # 2 in merelakan (16-04-2023)
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#310
ustadzah
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Mutiaraku
  • Langitkan Do'a Kita (Terbit)
  • Mendadak Ning (Terbit)
  • Alim ( Completed )
  • Luka Ini Selalu Basah, Gus!
  • Perjalanan cinta Khumaira
  • Mencintai Takdir Allah [ON GOING]
  • Bukan Takdirku ✓ [Revisi]
  • Gus Dosenku (End)
  • Ya Umma Awlaadii 'NaZa' || On Going
Mutiaraku

"Gus, lepaskan hijab saya. Gus Nial tidak seharusnya di sini. Tugas Gus Nial sekarang adalah menyalami tamu dan tersenyum bersama dengan Neng Marwa. Bukan ke sini, hanya sebab menenangkan SAYA!" Mutiara menekankan kata "SAYA" diakhir ucapnya. "Kamu bahagia?" pertanyaan Gus Nial langsung direspon senyuman oleh Mutiara. "Sejak kapan saya sedih? Sejak kapan saya tidak rela? Sejak kapan saya tidak ikhlas? Saya sangat bahagia melihat Pernikahan Gus Nial dengan Neng Marwa," tutur Mutiara dengan membendung air mata yang hampir tumpah. "Kamu tidak mencintai saya?" "TIDAK!" "Kamu tidak punya perasaan sama saya?" "TIDAK!" "Kamu benar-benar rela?" "IYA!" "Saya mau pergi, Assalamualaikum," salam Mutiara lalu pergi meninggalkan Gus Nial sendiri. "Mutiara, tidak akan pernah menjadi Mutiaraku," lirih Gus Nial. ••• "Ternyata, pura-pura bahagia itu sakit, ya. Ternyata, pura-pura ikhlas itu berat, ya. Ternyata, pura-pura rela itu nyeri, ya." Mutiara menyipitkan matanya. ••• Ini cerita keduaku setelah selesai nulis Mahkota Impian Santri. Let reading. Be enjoy ya. Story by Lailiintan_ Started : 09 Agustus 2021 Finished :

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan