SI ANAK NAKAL

SI ANAK NAKAL

  • WpView
    Membaca 3
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Okt 19, 2022
Cerita ini menceritakan tentang seorang anak laki-laki yang duduk di bangku SMA.Ada seorang anak laki-laki yang sangat bandal sekali.Dia sangat bandal karena suka ikut hal hal jahat seperti cabut sekolah,tauran antar pelajar.dan suka melawan orang tua nya Sendiri. Kemas adalah nama yang di maksud .Dia memang lah sangat bandal karena hal hal jahat yg sering ia lakukan . Orang tua kemas sendiri tidak mampu mendidik kemas lagi . Bahkan kemas sendiri pun tidak menganggap orang tua nya sendiri sehingga ia menganggap mereka orang lain. Pada suatu hari kemas cabut sekolah hanya demi mengikuti tauran antar sekolah.Di saat itu juga kemas memenangkan tauran antar sekolah itu.Dan dia ingin merayakan kemenangan nya . Tetapi sebelum merayakan nya iya pulang ke rumah dulu untuk beristirahat . Ketika ia tidur siang ia bermimpi aneh seperti berada di alam goib .
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • ROMANSA CINTA DI BAWAH TIANG BENDERA
  • MAGNETS - JENLISA [G×G]
  • one step to the heart
  • Hujan Senja
  • Kadal Licin Putih Abu-Abu
  • Berjodoh [Complete]
  • Pak Udin
  • JENLISA IN SCHOOL
  • One Last Time

"Kenapa?" kata Farren sambil tetap berjalan di depan Stanley menuju kamarnya. "Apakah aku harus menjelaskannya?" kata Stanley perlahan. "Kenapa kamu batalkan yang waktu itu? Malam sialan itu?" "Tolong berhenti bertanya tentang hal itu. Tidak baik membicarakan yang buruk di malam yang baik." kata Stanley. Gadis itu menyelipkan tangan ke tangannya dan dia luluh. Ini akan menjadi malam.yang baik, pikir Farren, dan ia tersenyum. Manis sekali. * Ini cerita-cerita tentang anak-anak muda yang menantang hukum hormat di bawah tiang bendera. Bagi mereka Tiang Bendera bukan simbol nasionalisme atau patriotisme, melainkan simbol betapa sekolah adalah penjara dan guru kerapkali seperti serupa sipir. Meski mereka selalu punya kiat bagaimana menertawakan itu semua. Juga tentang bagaimana cinta tumbuh dan mati dan kembali tumbuh di bawah tiang bendera itu. "Keresahan seorang diri itu kegalauan. Keresahan bersama-sama itu perlawanan."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan