Monster Ruang 00;00

Monster Ruang 00;00

  • WpView
    Reads 2,890
  • WpVote
    Votes 608
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 28, 2025
WpInfo
Fiction
Mystery
Matanya menyala dalam gelap gulita Tidak ada yang berani bertanya mengapa Namun yang pasti setiap yang datang menemuinya Selalu pulang dalam keadaan tak bernyawa Delima yang mati rasa datang mempertaruhkan segala Tanpa tahu dia tak sengaja menyeret Renjana ke dalamnya. "Salah satu dari kita bukan manusia," ucapnya. Ada monster dalam ruang belakang sekolah, orang-orang bilang jika berhasil mengalahkan dan membunuhnya, satu permintaan akan dikabulkan. Namun jika kalah, akan mati mengenaskan. P.s: Ini bukan cerita horor
All Rights Reserved
#676
familyissues
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Miracle of Survival [END]
  • Hilang
  • Take Me Back!
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)
  • Kemana Arah Pulang?
  • Penuh Luka (On Going)
  • Tidak ada yang pernah mendengar teriakku
  • BLOOMING [END]

"Bahagia? Bahkan aku terlalu takut buat mikirin hari esok." Ucapannya lirih, tapi cukup menusuk di antara dinginnya malam. Matanya kosong, seolah raganya hadir di sana, tapi pikirannya tersesat entah ke mana. Sejak kecil, hidup tak pernah memberinya ruang untuk bernapas lega. Bahagia hanya terdengar indah di kepala orang lain, tapi tak pernah nyata dalam hidupnya. Terlalu banyak kehilangan, terlalu banyak luka, sampai ia kebal-bahkan pada harapan. Suara-suara yang tak bisa ia hentikan, bayangan-bayangan yang tak bisa ia usir; skizofrenia mengurungnya dalam dunia yang tak dipahami siapa pun, bahkan dirinya sendiri. Hari esok? Baginya, lebih menakutkan dari hari ini. Karena esok hanya menuntut satu hal: "Masih kuat, nggak?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines