Coffe Break Miracle (Why Love is Unpredictable)

Coffe Break Miracle (Why Love is Unpredictable)

  • WpView
    LETTURE 1
  • WpVote
    Voti 0
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mer, ott 19, 2022
Lonceng berbunyi, pertanda ada seseorang yang masuk ke dalam kafe dengan desain minimalis. Perempuan itu memakai totebag dan memegang beberapa lembar kertas yang ukurannya tak beraturan. Perempuan itu memesan secangkir kopi hangat kemudian memilih tempat duduk di tempat yang paling ujung, dengan sofa yang bewarna abu-abu dan meja kecil yang terbuat dari kayu. Ia membenarkan posisi kacamatanya, lalu mengambil laptopnya dari dalam totebag yang sudah ia letakkan di atas meja kayu tadi. Sebelum menyalakan laptopnya, ia menghela nafas panjang. Aktivitas ini harus ia lakukan demi mendapatkan hasil yang maksimal dalam uji coba mengajar di salah satu sekolah di sekitar rumahnya. Terakhir kali ia mendapatkan hasil yang sangat memuaskan saat mengikuti ujian kelayakan menjadi seorang guru, oleh karena itu ia mendapatkan beberapa rekomendasi sekolah dari pihak penguji. Tanpa berfikir panjang, ia langsung memilih sekolah yang dekat dengan tempat tinggalnya.
Tutti i diritti riservati
#279
vanilla
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • SENANDIKA (Zeedel)
  • Amami
  • Rainbow In The Rain
  • Obsess with you_(Greshan)[END]
  • KETOS AGAIN!!
  • Untuk Oreo dan Kamu [OG]
  • Anak Sekolahan ( END ) ✔️
  • Essentialy Love (SELESAI)

Love, hate and lesson. . . . . . . . . . . . CERITA FIKSI ⚠️ Tolong jangan membawa cerita ini ke dunia nyata ya, ini murni imajinasi author. • GxG area • 18+ | 21+ • Contains dirty and filthy wordse • Credit photo ; Pinterest, Twitter, Instagram, etc. Jangan sangkut pautkan cerita ini ke member, tolong bijak dalam membaca dan mencerna cerita ini, terima kasih 🙏 Sudah End 🏳️

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti