Nafsu Bejat CEO

Nafsu Bejat CEO

  • WpView
    Reads 3,710
  • WpVote
    Votes 79
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 2, 2024
"Tolong aku. Aku mohon tolong aku, Tuan." Zeta tak bisa menahan rasa sakit dan panas yang sudah merajai tubuh mungilnya. "Apa yang bisa aku lakukan untukmu, Sayang?" Seorang pria berbadan tegap dengan mata biru gelap yang indah membalas tatapan memelas Zeta. "Lepaskan aku dari siksaan ini. Tiduri aku!" *** Jack Olivander Jeffrod tak bisa melupakan malam yang dia habiskan bersama seorang perempuan yang tak Jack kenal namanya. Padahal dia sudah sering tidur dengan banyak sekali perempuan, namun perempuan ini berbeda karena hanya dia yang bisa membuat junior Jack turn on kembali. "Aku harus memilikinya. Dan hanya aku yang boleh menyentuhnya," tandas Jack dipenuhi hasrat yang bergelora.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Meniduri Wanita Lain [END]
  • I Win You (21+)
  • Binar Cinta CEO Brondong
  • CINTA TERLARANG LAURA DAN VALENTINA
  • Getaran
  • The Dangerous [Hiatus]
  • Owned By John (Completed)
  • Give Me A Chance To Be Normal "Lucas De Raffaelo"

Peringatan: Rate: 21+ Harap bijak dalam memilih bacaan. "Aaah ...." Sebuah desahan lolos dari bibir seorang wanita ketika seorang pria kini sedang mencumbu mesra dirinya. Wanita yang sedang duduk di atas pangkuan pria itu terus mendesah nikmat dengan mulut yang terbuka ketika pria itu tengah mencumbu bagian lehernya. "Ah ... Terus!" desahnya bahkan sebelum pria itu memasukkan miliknya. "Sepertinya kita butuh kamar, honey," bisik sang pria dengan suara serak dan beratnya, benar-benar sangat sexy sekaligus menggairahkan, membuat si wanita bergidik merasakan aura sang pria. ***** Manora James, seorang wanita yang sangat mencintai Aldrich Hamilton, yang tak lain merupakan kekasihnya sejak bangku perguruan tinggi. Keduanya memilih menikah ketika Aldrich memiliki pekerjaan tetap di perusahaan milik keluarganya. Namun, semakin hari sesak semakin menyelimuti hatinya. Bagaimana tidak, Aldrich yang dulunya sangat perhatian dan sangat mencintainya kini berubah menjadi dingin dan tak tersentuh olehnya. Jangan lupakan kebiasaan pria itu yang kini lebih senang menghabiskan waktu di luar dengan para wanita bayaran. Perlahan Manora mulai bertanya, apa dirinya harus bertahan di tengah dinginnya pernikahan mereka atau memilih pergi dan melupakan segala sakit yang membelenggunya. Manora dilema, antara bertahan dan pergi, apa yang harus ia pilih?

More details
WpActionLinkContent Guidelines