senja itu kita

senja itu kita

  • WpView
    LECTURES 47
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Chapitres 6
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., oct. 22, 2022
"Dari mana kamu!" Suara Levon, ayah altar. Altar hanya diam, menatap ayahnya itu dengan tatapan yang sulit untuk di artikan. Ia sedang tidak memiliki minat untuk bertengkar dengan ayahnya hari ini. "Altar Glisam Levon saya bicara dengan kamu, apa kamu tuli?" Levon mulai geram dengan sikap Altar yang mengacuhkan dan mengabaikan pertanyaan nya. "Dari makam bunga." Guman Altar. "Sampai kapan Sam, sampai kapan kamu akan terus seperti ini. Bunga sudah lama meninggal, cobalah untuk melupakan Bunga dan hidup seperti dulu lagi. Apa kamu pikir Bunga akan bahagia melihat kamu seperti ini?"
Tous Droits Réservés
#377
dendam
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Destined for me 2
  • Warisan Gandari
  • ALGENTA
  • TIBA-TIBA MENJADI PUTRI
  • GUNFA
  • A R S E A N A
  • Evanescent
  • Antara Nada dan Lensa
  • Secrets

MASIH DALAM TAHAP REVISI [- takdir yang telah mengutuk ku dan kehidupan ku, aku tak dapat berbuat banyak untuk mengubah nya,ku ikuti alurnya-] 🍁′tak ingin lagi aku terjarat cerita yang namanya cinta'🍁 Alkisah sepasang rasa yang mengubah takdir dunia, mereka adalah pasangan yang telah di utus oleh langit dan di pisahkan oleh bumi, Akankah ada keajaiban untuk mereka mengubah garis takdir yang telah di tentukan, nantikan kelanjutan cerita tersa dan frejzi di DESTINED FOR ME --- Tersa : "kenapa semua ini terjadi sama aku ya tuhan!!!!" Tangisan perempuan itu terdengar menggelar di dekat bukit pinari Air matanya pun tak henti menetes kala itu "Percuma lu protes sama tuhan, dia ga bakal bisa ubah semua ini jadi sediakala" Terdengar suara pria dari arah belakang tersa, pria kekar berjas hitam, ia mendekat ke arah tersa, wanita itu mebalikan badan dan menatap manik pria di hadapan nya _jean (benaknya) Melihat wajah tampan saudara kekasihnya itu mengingat kan ia terhadap pujaan hati, tangisan gadis itu pun kembali pecah Jean yang tak tega melihat kondisi tersa dgn sigap memeluknya, Ia telah berjanji kepada saudaranya untuk menjaga tersa meski mempertaruhkan nyawa sendiri _meski nyawanya sendiri_

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu