We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
The Seven Elf

The Seven Elf

  • WpView
    Reads 106
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 26, 2022
WpInfo
Fiction
Fantasy
Berawal dari konflik dua kerajaan yaitu kerajaan elf dan manusia membuat sang pemimpin elf terpaksa menyelamatkan penerusnya dan menyuruh maidnya membawa ketujuh bayi tak berdosa pergi jauh 18 tahun kemudian mereka tumbuh menjadi remaja di tengah kota dengan penghuni manusia, memiliki fisik yang tidak jauh beda dengan para manusia membuat mereka nyaman dengan orang orang disekitarnya namun mereka harus menyembunyikan kekuatannya agar identitas sebagai elf tidak terbongkar Ditengah tengah mereka menikmati masa remaja mereka harus menghadapi masalah masalah yang muncul dari tempat asalnya dan mau tidak mau mereka harus menyelesaikannya demi keluarganya disana. "Lakukan tugas mu saja tidak ada lagi waktu untuk cinta" - Lucas Horowitz "Kita harus pulang atau mereka punah ditangan manusia" - Anne merida mignolet "Lo sentuh adik gue kaum lo kelar ditangan gue " - Simon jhosua mignolet "Lebih baik tutup mulut mu atau kau yang ku bunuh" - Shofia hanna alanviander ............ ⚠️Mengandung beberapa kata kasar ⚠️ Dilarang plagiat Hii guys ini cerita pertamaku murni dari pemikiran sendiri, mikirnya sampe berminggu minggu malah wkwk semoga suka yaa!! Jangan lupa follow dan votenyajuga terimakasih ❤
All Rights Reserved
#325
fairy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Was The Evil Witch
  • Edgar Vaske
  • Only You [Slow Update]
  • YEON ^26^
  • the magical forest {CH}
  • I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon
  • My love ' My Enemy [ END ]
  • The past
  • You Are My Only One (REVISI)

COMPLETED. Dm for follback Spin off from "I'm More Than Just A Princess" ••~•• "Aleeyah Najma, kau dihukum mati atas percobaan perebutan takhta Yang Mulia Damian Azazel Lucretius de Erebos, dan percobaan pembunuhan terhadap Lady Isandra" Kalimat itu terngiang di kepalaku, seraya aku mendongak menatap panggung raja di sebrang sana. Dimana Isandra, menangis tersedu di dalam pelukan Azel saat melihatku yang akan dieksekusi. Aku terenyuh, rasa sakit dan sesak akan penyesalan memenuhi perutku. Apa yang telah aku lakukan? Aku memiliki semuanya namun aku sia-siakan. Sahabat yang begitu tulus, ayah yang perhatian padaku, tidak perlu kusebutkan harta dan ketenaranku. Apa yang kurang? Kenapa aku masih ingin merebut kebahagiaan orang lain? Kenapa aku begitu serakah? 'Kau bodoh Aleeyah' batinku memaki diri sendiri. Sekali lagi, kulihat sahabat baikku di sebrang sana. Ah rasanya bibir hina ini tidak pantas lagi menyebutnya sebagai sahabat. 'Teman ya?' Bibirku terangkat, aku tersenyum kecil. Sebuah kata maaf tidak akan cukup untuk menebus dosaku, akan kubayar semuanya di neraka nanti. Isandra, Azel, ayah, kalian semua berbahagialah. Maafkan kehadiranku yang merupakan bencana, kutuklah aku sebanyak yang kalian suka, aku rela, aku pasrah. Karena diriku adalah pendosa. CRASH ••~•• "Ah lagi-lagi kita harus mengurus bayi ini" Suara siapa itu? Bayi siapa? "Kau benar, sudah berapa lama sejak dia lahir? Tapi grand duke sama sekali belum datang melihatnya, sebenci itu grand duke pada putrinya" Grand duke? Putrinya? Ah persetan, aku tidak peduli. Aku harus keluar dari sini. 'Tapi kenapa tangan dan kakiku pendek sekali?' batinku saat aku tidak mampu menggerakkan anggota gerakku dengan leluasa. Hanya naik turun kanan kiri seperti... 'Tunggu, jangan bilang...' "Ah dia sudah bangun, aku akan mengganti popoknya. Kau siapkan susu setelah itu kita pergi" ucap seorang maid raksasa yang menatapku malas. Tunggu, dia tidak raksasa. 'Aku jadi bayi?!' #1 on

More details
WpActionLinkContent Guidelines