The Seven Elf

The Seven Elf

  • WpView
    Reads 105
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 26, 2022
Berawal dari konflik dua kerajaan yaitu kerajaan elf dan manusia membuat sang pemimpin elf terpaksa menyelamatkan penerusnya dan menyuruh maidnya membawa ketujuh bayi tak berdosa pergi jauh 18 tahun kemudian mereka tumbuh menjadi remaja di tengah kota dengan penghuni manusia, memiliki fisik yang tidak jauh beda dengan para manusia membuat mereka nyaman dengan orang orang disekitarnya namun mereka harus menyembunyikan kekuatannya agar identitas sebagai elf tidak terbongkar Ditengah tengah mereka menikmati masa remaja mereka harus menghadapi masalah masalah yang muncul dari tempat asalnya dan mau tidak mau mereka harus menyelesaikannya demi keluarganya disana. "Lakukan tugas mu saja tidak ada lagi waktu untuk cinta" - Lucas Horowitz "Kita harus pulang atau mereka punah ditangan manusia" - Anne merida mignolet "Lo sentuh adik gue kaum lo kelar ditangan gue " - Simon jhosua mignolet "Lebih baik tutup mulut mu atau kau yang ku bunuh" - Shofia hanna alanviander ............ ⚠️Mengandung beberapa kata kasar ⚠️ Dilarang plagiat Hii guys ini cerita pertamaku murni dari pemikiran sendiri, mikirnya sampe berminggu minggu malah wkwk semoga suka yaa!! Jangan lupa follow dan votenyajuga terimakasih ❤
All Rights Reserved
#95
adikkakak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Villainess Illusion
  • You Are My Only One (REVISI)
  • HAGA : Becoming the Father of the Villain Twins
  • Edgar Vaske
  • the magical forest {CH}
  • Let Me Love You Longer
  • Only You [Slow Update]
  • My Home [Hujan Series]
  • I Was The Evil Witch

---- Alexandra Whitney Calister atau lady gila dari keluarga Calister, begitulah orang-orang mengenalnya. Alexa mungkin cantik dan kaya raya namun dalam hal kesopanan gadis itu sangatlah minus, bahkan bangsawan di sekitarnya lebih sering menyebutnya nenek sihir dibanding lady. Hampir semua orang di kerajaan Wynnzel tahu bahwa tak pernah ada hari yang dilewati Alexa tanpa menganggu sang putra mahkota. Untuk melindungi cintanya Alexa memilih menjadi buta, ia tidak takut dan tidak peduli akan apapun. Baik dan buruk tak lagi berbeda di matanya, asalkan keinginannya tercapai. Namun suatu hari Alexa melihat segalanya, ia pingsan dan bermimpi tentang takdirnya. Ternyata tidak akan ada kehidupan indah yang menunggu dirinya di masa depan, hanya ada jurang penderitaan dengan akhir mengerikan. ~~~~ "Alexandra Calister, adakah pembelaan terakhir yang ingin anda sampaikan sebelum pergi menghadap kematian?" Hening. Alexa menjatuhkan lututnya ke lantai, mengubah posisinya dari berdiri menjadi berlutut. Dengan tatapan kecewa ia menatap lurus ke arah pangeran David yang masih duduk dikursinya dengan tenang. "Kau tahu Dave? Aku mengorbankan segalanya untukmu tetapi kau..." "...Mengorbankan aku, untuk segalanya!" Alexa memejamkan mata menahan nyeri di hatinya, "Jika ini adalah bayaran setimpal atas semua dosa-dosaku, maka tak apa...." "Kuharap kita tidak akan pernah bertemu lagi, bahkan di neraka sekalipun...." ---- 🦋 Warning ; This story is complicated!

More details
WpActionLinkContent Guidelines