HER (GxG)

HER (GxG)

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 21, 2022
Ini adalah cerita fiksi, yang akan mengandung cerita kisah cinta antar 2 orang kaum hawa. Ini termasuk konten sensitif jadi tolong untuk bijak dalam berkomentar, berpendapat, dan lain sebagainya. Ini adalah cerita yang mengandung fiksi dan juga fakta kehidupan dunia kaum minoritas ini. DILARANG JUDGE ATAU MELAKUKAN DISKRIMINASI DAN JUGA HATE COMMENTS. ------------- Kisah antara 2 orang kaum hawa yang akan memberikan kalian perasaan yang naik dan turun. Bukan meminta kalian untuk merasakan tapi, meminta kalian untuk mengerti betapa sulit untuk menjadi salah satu bagian minoritas yang tentunya selalu dikucilkan. Maria dan juga Eleanor adalah salah satu pasangan dari ribuan pasangan pecinta sesama di dunia. Konflik yang ringan hingga berat telah mereka lalui. Perpisahan adalah akhir dari sebuah pertemuan. Namun Perpisahan itu juga yang menjadi awal pertemuan antara kedua kaum hawa ini. Lika-liku kehidupan mereka akan tertuang di cerita HER kali ini, yang akan menceritakan konflik kehidupan yang dialami oleh mereka dan teman-temannya.
All Rights Reserved
#685
gxg
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Bully My Obsession (GxG)(Season 1)
  • 𝐌𝐞 𝐀𝐅𝐓𝐄𝐑 𝐘𝐨𝐮
  • ANTARIKSA [END]
  •  ALZERA (On Going)
  • Langit dan Cahayanya
  • Padi & Jagung✓
  • The trap becomes an advantage

Celine adalah sosok yang paling ditakuti di kampus-cantik, berprestasi, dan tak tersentuh. Tapi di balik semua itu, dia juga dikenal sebagai seorang bully yang selalu menargetkan mahasiswa pendiam dan kutu buku. Sera, mahasiswa tahun pertama yang tertutup, menjadi korban favoritnya. Berkacamata tebal, rambut selalu dicepol, dan lebih nyaman dengan buku dibandingkan manusia. Celine dan gengnya sering menjadikan Sera sebagai bahan ejekan, menarik rambutnya, menyembunyikan kacamatanya, atau sekadar membuat harinya sial. Tapi suatu hari, semuanya berubah. Saat Celine tanpa sengaja melihat Sera tanpa kacamata dan cepolannya, ada sesuatu yang mengusik dirinya. Bully yang ia lakukan tetap berlanjut, tapi semakin aneh-sentuhan yang lebih lama, tatapan yang tak bisa dijelaskan, dan bisikan yang terdengar seperti ancaman, tapi terasa berbeda. Sera membenci Celine. Tapi kenapa tatapan itu... malah membuatnya bingung? Di antara kebencian, ketakutan, dan rasa yang tidak seharusnya ada, keduanya terjebak dalam permainan yang semakin sulit dihentikan. Apakah Sera hanya korban, atau Celine sebenarnya yang lebih terikat dalam obsesi ini?

More details
WpActionLinkContent Guidelines