Story cover for Misunderstanding Love by ara_raara
Misunderstanding Love
  • WpView
    LECTURAS 205,895
  • WpVote
    Votos 5,393
  • WpPart
    Partes 13
  • WpView
    LECTURAS 205,895
  • WpVote
    Votos 5,393
  • WpPart
    Partes 13
Continúa, Has publicado feb 09, 2015
Dulu, Clara diam-diam jatuh hati pada Zhian. Meskipun lelaki itu terlihat dingin, nyatanya ia selalu ada pada saat Clara membutuhkan. Hal itu dikarenakan orang tuanya berpesan agar Zhian dapat melindunginya. Mengingat hubungan baik yang terjalin diantara orang tua mereka, tentunya Zhian tidak akan bisa menolak. 

Dulu boleh jadi cinta, tapi sekarang berbeda. Kini, Clara sudah tidak mencintai Zhian lagi. Bahkan yang ada, ia sangat membenci lelaki itu. Clara sangat membenci Zhian yang tega menjebak dan memanfaatkannya. 

Clara tak pernah menyangka jika Zhian bisa berbuat seperti itu. Laki-laki yang dulunya ia pikir baik dan selalu melindunginya, ternyata  malah orang yang menghancurkan hidupnya.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Misunderstanding Love a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
In the quite of us [END] cover
CLARA cover
My Popular Husband [SUDAH TERBIT]  cover
Rasa Tanpa Suara cover
Hai, Arnold! (END) cover
Liora [LENGKAP]  cover
Clara, Rahasia Seorang Asisten  cover
Magnet cover
GRANETHA [END] cover
ZARA AIDAN [END] cover

In the quite of us [END]

25 partes Concluida

Alvano Rendra Lysandre tidak pernah benar-benar percaya bahwa dirinya layak dicintai. Pengalaman cinta pertamanya saat SMA, yang berlangsung tanpa pertemuan nyata karena pandemi, hanya meninggalkan rasa bersalah dan trauma, membuatnya menilai dirinya sebagai laki-laki tanpa usaha, tanpa arah, dan terlalu rusak untuk siapapun. Kini, sebagai mahasiswa di sebuah universitas swasta, Alvano menjalani hidup yang tenang dan penuh jarak. Hingga hadir Nayandra Celestine Prasya, gadis pendiam di luar circle-nya, namun ceria dalam percakapan mereka yang sederhana. Nayandra tidak pernah meledak-ledak menunjukkan rasa suka, tapi tatapannya bicara banyak. Diam-diam, ia mengisi ruang kosong di hati Alvano. Lewat obrolan ringan tentang anime, game, dan kerja kelompok, mereka tumbuh, pelan-pelan. Tapi tak semua cinta berjalan lurus. Di antara jarak, gengsi, trauma, dan waktu yang tak selalu berpihak, mampukah dua hati yang diam ini saling menemukan?