Mahasiswa Himpunan

Mahasiswa Himpunan

  • WpView
    LECTURAS 51
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, jul 10, 2023
Kabinet orang-orang Merkurius dalam satuan Tata Surya. Dalih taktik politik manusia anti kritik, dikritik. Kabinet ini tidak memiliki nama dan makna, tidak berjalan tidak juga terdiam Merkurius, Sean Samudra - Helen Ave Levania
Todos los derechos reservados
#123
kampuslife
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Kuliah Kok Gitu?
  • Terraciel World: A Rival But Tempting
  • BOYFRIEND
  • Selisik || Batas Antara Kita
  • Kakakku Tidak Keparat!
  • [CAMPUS COUPLE] Shireishou - Eyenomaly
  • Satu Kata
  • Mikail Arkhan (Completed)
  • Dara : Hello You! [End]

Kalah saat mengisi KRS memang adalah hal yang paling dihindari mahasiswa. Jadwal impian dan dosen idaman lenyap begitu saja jika kita terlambat saat mengisi KRS. Begitupun dengan Leo. Leo adalah salah satu mahasiswa jurusan kimia di Universitas Satu Ilmu (USIL). Setelah berhasil meraih jadwal idamannya pada semester dua, Leo kini harus menelan kenyataan pahit. Ia terlambat saat mengisi KRS sehingga ia harus merombak lagi jadwal kuliah yang telah ia susun. Leo harus menjalani semester tiganya dengan jadwal dan dosen yang sama sekali tidak diharapkannya. Disaat sedang mengutuk mengenai jadwal kuliah yang Leo tidak harapkan dan juga mengutuk cara mengajar dosen yang menurut Leo sangat menyebalkan, Leo dipertemukan dengan beberapa teman baru dalam satu kelompok. Irene yang tertinggal saat mengisi KRS oleh teman-teman gengnya, Ubay yang cukup pintar sehingga tidak masalah jika memilih kelas-kelas sisa, dan juga Silvia yang pelupa sehingga baru mengisi KRS tiga hari setelah pembukaan pengisian KRS. Mereka berempat mempunyai satu kesamaan, sangat tidak menyukai cara mengajar dosen biokimia yang menurut mereka sangat arogan. Mempunyai satu visi yang sama, mereka berempat kemudian bersatu untuk menghadapi cara mengajar dosen yang mereka sebut sebagai "Yang Maha Mulia Ibunda Ratu". Copyright © 2020 By oktaviuswilliam

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido