Only One [SEASON 2]

Only One [SEASON 2]

  • WpView
    LECTURES 89
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Chapitres 9
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., avr. 15, 2026
Aila dan Kein akhirnya dapat bertemu lagi, mereka mulai menjalin hubungan dengan pribadi masing-masing yang sudah lebih dewasa. Takdir mempertemukan mereka dan enggan untuk memisahkan mereka. Kehidupan Kein tidak lagi monokrom, mataharinya telah kembali menyinari hidupnya. Begitu lama ia tetap memaksakan diri berjalan diatas padang salju yang begitu dingin, dengan satu harapan, bertemu kembali dengan matahari hangatnya. Aila tidak pernah membayangkan bahwa dirinya akan memiliki seseorang yang dapat mengerti dan menjadi sandaran bagi dirinya. Rencana hidupnya yang hanya dipenuhi dengan mencari uang dan bekerja keras, kini mendapatkan rencana tambahan yang tidak ia duga, cinta. Siapa yang menyangka kisah kasih masa SMA yang begitu konyol dan diwarnai dengan hal-hal tak masuk akal, dapat membawa kedua insan ini untuk menjalin hubungan yang serius. © Liiya_
Tous Droits Réservés
#13
tantangan
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Laporan Untuk Tuan Menyebalkan!
  • Kehidupan ke dua (TAMAT)
  • Debt of Desire (END)
  • Elang L Cavanix ( END )
  • Together with The Sundown
  • Vermilion Reverie [skynani x dew] END
  • [END] Pasangan Terkutuk
  • A Boy Named Wei Wuxian

Bagi Keira, tidak ada yang lebih menyebalkan daripada Adrian-musuh bebuyutannya sejak SMA hingga kuliah. Mereka selalu bersaing dalam segala hal, dari nilai akademik, lomba debat, hingga siapa yang lebih dulu menyelesaikan tugas dengan sempurna. Setelah lulus, Keira pikir persaingan itu sudah berakhir. Ternyata, ia salah besar. Saat diterima di perusahaan impiannya, Keira tidak menyangka akan bertemu lagi dengan Adrian-kali ini sebagai bosnya. Dan seperti yang diduga, pria itu masih sama menyebalkannya seperti dulu. Seolah sengaja memperumit pekerjaannya, Adrian terus memberinya tugas-tugas sulit, tenggat waktu yang mepet, dan rapat-rapat yang selalu dipenuhi sindiran halus. Namun, Keira bukan tipe yang mudah menyerah. Jika Adrian mengira dia bisa mengendalikan segalanya, dia salah besar. Dari saling adu strategi hingga persaingan diam-diam di kantor, keduanya kembali terjebak dalam rivalitas yang seharusnya sudah berakhir bertahun-tahun lalu. Tapi kali ini, ada lebih banyak yang dipertaruhkan-bukan hanya ego, tapi juga karier dan reputasi mereka. Sebuah kisah penuh adu kecerdasan, ambisi, dan momen-momen tak terduga. Karena bagi Keira, menyerah bukanlah pilihan-terutama jika lawannya adalah Tuan Menyebalkan.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu