WAY BACK HOME

WAY BACK HOME

  • WpView
    Leituras 38
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, mai 1, 2023
"Menganggap kamu sebagai rumah adalah kesalahan terbesar yang pernah ku lakukan dalam hidup. Membuat kamu sebagai sandaran adalah keputusan terbodoh yang pernah ku ambil. Bertemu dan mengenal mu adalah duka berselimut suka dalam hidupku" _Kinan "Pura-pura tuli, buta, dan tak tahu adalah kebodohan terbesar dalam hidup ku. Rasa egois yang selama ini ku pertahankan akhirnya mengantarkan ku pada penyesalan tak berujung" _Galih
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • dimana janji tersebut
  • NARARYA || END✔️
  • Ke Tiga Penjaga Ku
  • ALASKARA
  • MARSHA (END)
  • diary pertengahan✓
  • ANTARA KITA DAN CERITA
  • Putralisha~
  • ALSHA
  • Broken Home

"gue benci lo nay" ujar lasya menatap penuh amarah ke arah shanaya yang sedang di gendong oleh aksa menuju uks. tanpa sengaja naya melihat ke belakang dan melihat lasya sedang menatap mereka dengan mata tajamnya itu. 💫 "ayah janji ya, jangan lupain aku. dan ayah harus ingat kalau anak ayah yang asli itu shanaya Cherrye elvander. aku dan anak itu beda marga yah" pak el mengangguk tersenyum lebar dan mengelus kepala anaknya "iya ayah janji" "janji tetaplah janji, dan janji tidak akan bisa untuk di ingkari yah" pak el mengangguk. 💫 " aku ga akan pernah suka sama kamu sa, jadi tolong cari cewe lain yang lebih sempurna dari aku ya sa" ucap shanaya membenarkan pony rambutnya " menurutku kamu itu udah lebih dari sempurna nay" 💫 "jangan tinggalin aku ya nar, sekarang aku hanya punya kamu. kalo kamu ninggalin aku, nanti aku kesepian" "iya, aku janji" mereka berjanji dan berpelukan. 💫 "kenapa kamu jahat, kamu bilang kalau kamu suka aku. tapi kenapa setelah kamu pergi dan akan kembali, kamu harus pergi juga" "kenapa kamu merenggut nyawa kekasihku laut, dia salah apa" "kalo kamu merebutnya, aku tidak punya rumah. rumah yang tadinya utuh sekarang harus roboh lagi" "kamu juga. kan kamu juga sudah berjanji untuk kembali ketemu aku, tapi sekarang aku harus kehilangan kamu untuk selamanya"

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo