Story cover for LAKUNA by vanilaanjani_
LAKUNA
  • WpView
    LECTURAS 2,319
  • WpVote
    Votos 194
  • WpPart
    Partes 108
  • WpView
    LECTURAS 2,319
  • WpVote
    Votos 194
  • WpPart
    Partes 108
Continúa, Has publicado oct 23, 2022
❝𝗗𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗹𝗮𝗸𝘂𝗻𝗮, 𝗮𝗸𝘂 𝘀𝗲𝗹𝗮𝗹𝘂 𝗺𝗲𝗻𝘂𝗻𝗴𝗴𝘂 𝗻𝗮𝗺𝗮𝗺𝘂 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗹𝗲𝗸𝗮𝘀 𝗺𝗲𝗻𝗴𝗶𝘀𝗶 𝗿𝘂𝗮𝗻𝗴 𝗵𝗮𝗺𝗽𝗮 𝘁𝗮𝗻𝗽𝗮 𝘁𝘂𝗷𝘂𝗮𝗻 𝗶𝗻𝗶.❞

- 𝐋𝐀𝐊𝐔𝐍𝐀
_______________________________________


𝐋𝐀𝐊𝐔𝐍𝐀; ruang kosong atau bagian yang hilang. 


_______________________________________


Hidup memang penuh teka-teki. 

Terkadang, seseorang yang menurutmu akan selalu ada, ternyata sebenarnya hanya diciptakan untuk menemanimu sesaat. Sebaliknya, seseorang yang tidak pernah kamu duga sebelumnya, ternyata ia dikirimkan semesta untuk menjadi rumahmu secara terikat.

Lucu sekali memang.

Banyak harapan yang terlahir dari pertemuan yang mengesankan. Hingga akhirnya tercipta percikan asa yang kian tumbuh menjadi rasa yang banyak orang bilang itu "cinta".

Sebelumnya aku tidak percaya akan hal itu, sampai akhirnya aku merasakannya sendiri.

Ah, mereka benar ternyata,

begitu indahnya ketika dunia yang sebelumnya kosong dan abstrak, 
kini mulai terisi oleh sesosok insan yang memberikan banyak warna baru selain warna dari senja yang memang sudah menjadi duniaku.








🖇·˚ ༘ ┊͙©® ²⁰²² @𝓿𝓪𝓷𝓲𝓵𝓪𝓪𝓷𝓳𝓪𝓷𝓲_

🥇pendam
Todos los derechos reservados
Tabla de contenidos
Regístrate para añadir LAKUNA a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#806katakata
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Surat Cinta untuk Diriku Sendiri de ceritadariawan28
4 partes Continúa Contenido adulto
"Semelelahkan apapun hidup, tolong jangan mati di tangan sendiri." ______________________ "Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab bagaimana mungkin ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/2
Aksara Tak Bertuan  de cahayakamila24
25 partes Concluida
Di sini, tak semua kata harus rapi, tak semua rasa harus dijelaskan. Aksara Tak Bertuan adalah kumpulan puisi yang menggambarkan segala yang terbuang, tersembunyi, dan terlupakan, dari luka yang memar, cinta yang tak pernah cukup, hingga amarah yang membakar jiwa. Di antara harapan yang terkikis, ada kejujuran yang sulit diungkapkan, korupsi yang merusak keadilan, dan sindiran tentang dunia politik yang kadang lebih mirip drama sinetron daripada kenyataan. 🎭 Dari ketidakpastian hingga kebenaran yang terlupakan, Aksara Tak Bertuan menyajikan sebuah kekacauan yang justru memberi kebebasan. Di sini, tidak ada yang terlalu lurus, tak ada yang terlalu indah, hanya kata yang menari liar, bebas dari aturan dan batas. Catatan penting: Jangan dijiplak, ya. Nanti aksaranya ngamuk, lompat dari kertas, terus nendang-nendang inspirasimu! 😜✨ Berkaryalah dengan hati, biar karyamu punya nyawa sendiri, bukan cuma bayangan dari karya orang lain. Kalau gagal? Nggak apa-apa, yang penting nggak nyontek! 💪 Disclaimer: Puisi ini random banget, tergantung isi hati, pemikiran, dan mood penulis. Jadi, kalau tiba-tiba ada puisi galau di tengah-tengah puisi yang lucu, jangan kaget! Penulisnya kadang nulis sambil merenung, kadang sambil ngemil mie instan. Hasilnya? Ya begini, aksara rasa bumbu spesial, dan ya... Kadang ada keresahan penulis soal dunia. Kadang ada tentang cinta, kadang ada tentang harga cabai naik, kadang juga ada tentang pemilu yang bikin pusing. 🤷‍♀️ Penulisnya bebas banget Kalau lagi galau, puisinya nangis. Kalau lagi lapar, puisinya ngomongin keadilan sosial buat semua perut! 🍜✊ Warning: Puisi ini isinya sangat berat, jadi yang baca jangan baperan, ya. Kalau tiba-tiba galau atau tersinggung, itu artinya puisinya kena di hati kamu. Jangan salahin penulisnya, salahin perasaanmu sendiri! 😜❤️ Apalagi kalau udah berbau agama atau politik, hati-hati kalau tiba-tiba merasa disindir. Ingat, ini puisi, bukan kode keras buat hidup kamu! 😉✨
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Standing With You (gxg) (completed) cover
Untuk Seseorang yang Belum Pernah Kutemui [Sudah Terbit] (New Cover) cover
Untuk, Abadi | Completed ✔ cover
Daily Quotes cover
Surat Cinta untuk Diriku Sendiri cover
Break Up? || gxg cover
SENANDIKA (Zeedel) cover
Selaksa Noktah (END) cover
Aksara Tak Bertuan  cover
GILANG cover

Standing With You (gxg) (completed)

43 partes Concluida Contenido adulto

"Seandainya aku satu-satunya di hati dia." Katamu di suatu pagi. "Kalau kamu bukan satu-satunya di hati dia, mungkin kamu satu-satunya di hati orang lain yang sedang menunggumu. Kadang kita nggak sadar memayungi orang lain dan ternyata di belakang kita ada orang yang dengan sabar memayungi kita." Sahutku seraya tersenyum. "Lalu, buat apa membuang-buang waktu menjadi pelangi bagi orang yang buta warna? Buat apa menjadi payung bagi orang yang menyukai hujan?" ××××××××××××××××××××××××××× "Bagaimana rasanya mencintai orang yang sedang mencintai orang lain?" Tanyamu ganti. Aku tersenyum saat mendengar pertanyaan itu. "Rasanya seperti memeluk kaktus. Semakin erat kupeluk akan terasa semakin sakit." *Inspired by : 🎶 Guy Sebastian - Standing With You Warning! : • 18+ • Lesbian (Yg homophobic silakan minggir)