Mempertanyakan Eksistensi Tuhan

Mempertanyakan Eksistensi Tuhan

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 23, 2022
Seorang remaja 22 tahun menjalani kehidupan dengan sangat normal. Kenormalan yang ia jalani selama bertahun - tahun menimbulkan beberapa pertanyaan mengenai fungsi tuhan di dunia. Ia merasa apa yang ia upayakan selalu berjalan secara linear smapai akhirnya ia menghadapi peristiwa yang mengguncang perasaannya dan mengubah perspektifnya mengenai Tuhan.
All Rights Reserved
#22
mencari
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Penuaan (Dini) Arlea ✅
  • Semu [Completed]
  • Canda Membawa Petaka (Tamat)
  • Bunuh Saja Aku Tuhan
  • Long Distance Religion -LDR- ( Antara Aku, kamu dan tuhan )
  • Araleya: Titik Temu Semesta
  • About Me !
  • Inside Me [END]
  • THE AXE
  • Short Escape

[Diikutsertakan dalam Wattpadindo Writing Challenge] *Comedy-Romance* ××××× -Kala penampilan dan umur tidak sesuai- Mau bagaimanapun Arlea menyanggah, pasti saja lebih banyak yang tetap percaya pada bukti fisiknya. "Ya, beginilah La. Lebih banyak percaya mata dibanding telinga. Terus juga, lo makanya agak mau lah diajak perawatan dikit. biar nggak disangka tua. Udah mah penuaan dini, sifat juga kedewasaan amat." Setidaknya sang kakak mengerti, tapi.... Ia lebih banyak diomeli, sih. "Ck! Kakak tuh yang terlalu berlagak masih ABG, umur dah mau kepala tiga juga," amuknya sambil berlalu menuju kamar. "Bener-bener tuh bocah. Kena penuaan dini." Dirinya terdiam sebentar lalu bergumam, "tepatnya penuaan Arlea."

More details
WpActionLinkContent Guidelines